Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penipuan Catut Sejumlah Perbekel di Karangasem

Minggu, 19 September 2021, 18:30 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Penipuan Catut Sejumlah Perbekel di Karangasem.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Sejumlah Perbekel di Kabupaten Karangasem mengaku nama beserta fotonya disalahgunakan oleh oknum yang tidak diketahui untuk meminta pulsa kepada warga. 

Seperti yang diungkapkan Perbekel Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, I Made Beru Suryawan kepada media ini Minggu, (19/09/2021), bahwa ulah oknum tersebut diketahui baru kemarin (Sabtu, 18/08/2021) sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian. 

"Ya kemarin, ada nomor menggunakan nama dan foto saya meminta pulsa kepada warga, ini sudah yang ketiga kalinya selain saya beberapa Perbekel lainnya juga mengalami hal yang sama," ujarnya.

Alhasil, dari ulah pelaku tersebut ada warga Desa Sibetan yang kena dan mengaku sudah mengirimkan pulsa sebesar Rp.900 ribu sesuai dengan permintaan dari pelaku yang mengaku sebagai Perbekel Desa Sibetan.

"Setelah saya melapor ke Polsek, sorenya ada satu warga saya datang ke rumah mengaku telah mengirimkan pulsa sebesar Rp.900 ribu, warga kami itu baru sadar tertipu setelah pelaku kembali meminta dikirimi pulsa sebesar Rp. 200 ribu dan akhirnya langsung datang ke rumah saya," ungkap Suryawan.

Ulah pelaku kali ini bisa terbilang cukup profesional, dikatakan demikian lantaran cara pelaku berbeda dari yang sebelum - sebelumnya dimana pelaku melancarkan aksinya hanya menggunakan bahasa indonesia sehingga warga tidak mudah tertipu.

Namun kali ini berbeda, dalam melancarkan aksinya pelaku menggunakan bahasa Bali sehingga banyak warga terkecoh dan percaya bahwa itu memang benar permintaan dari orang yang disalah gunakan datanya tersebut sehingga mereka mau mengirimkan apa yang diminta oleh pelaku. 

Selain menggunakan bahasa Bali, pelaku juga sepertinya mengetahui peta wilayah orang yang mereka jadikan sasaran. Seperti misalnya di Desa Sibetan, pelaku yang menyalahgunakan foto dan nama Perbekel Desa Sibetan hanya menyasar warga Desa Sibetan saja, begitu juga yang dialami oleh Perbekel yang lainnya.

"Ya yang saya herankan pelaku ini selain memakai bahasa bali, juga mengetahui nomor warga kami, padahal saya tidak memiliki media sosial seperti FB ataupun pernah membuka link - link yang tidak jelas, dan kalo dilihat foto yang digunakan pelaku ini sepertinya diambil dari Website Desa karena photo tersebut hanya ada disana saja," kata Suryawan.

Atas ulah pelaku, Suryawan mengaku sudah melapor ke Polsek agar mendapat tindakan lebih lanjut. Disamping itu, dari hasil koordinasinya bersama Babinsa diketahui bahwa pelaku penyalahgunaan foto dan nama Perbekel lainnya juga dilakulan oleh nomor yang sama.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami