Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Wanita Jatuh di Tebing, Pemadam Kebakaran Syok Saat ke Lokasi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Petugas pemadam kebakaran California mendapat 'zonk' di siang bolong ketika menerima laporan tentang wanita jatuh di tebing.
Departemen Pemadam Kebakaran Kabupaten Santa Barbara, mereka menerima panggilan darurat 911 dari warga di Hope Ranch Beach.
Menyadur Indian Express Sabtu (9/10/2021) mereka melaporkan melihat seorang wanita menempel bergelantungan di sisi tebing.
Kru darurat meluncurkan misi penyelamatan untuk menyelamatkan 'wanita' berpakaian merah dengan rambut panjang yang acak-acakan.
Juru bicara Departemen Pemadam Kebakaran Santa Barbara County mengatakan mereka mulai menerima telepon tentang seseorang yang terdampar 30 kaki di bawah tebing sekitar pukul 4 sore.
Badan penyelamat dengan cepat merespons dengan mengirimkan kekuatan penuh kendaraan medan utilitas, pemadam kebakaran, truk, dan bahkan drone ke tempat kejadian.
"Akhirnya (wanita) menjadi manekin dari syuting film beberapa hari sebelumnya," kata agensi dalam pernyataan tentang apa yang disebut 'wanita' menjuntai.
Kru juga membagikan gambar lain yang menunjukkan ;wanita' itu tak memiliki panas tubuh layaknya manusia normal.
Meskipun upaya tersebut mungkin tampak tidak perlu, responden pertama menekankan: “Lebih baik menelepon daripada tidak!” (sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3661 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1336 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1223 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1069 Kali
Mobil Keluar Parkir Tabrak Motor di Seririt, Penumpang Tewas
Dibaca: 780 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun