Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
1 Pelaku Pengeroyokan Buron Mengaku Anggota Polda Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Buronan Imam pelaku pengeroyokan bermodus jual beli mobil masih dalam pengejaran.
Sementara dua rekannya Andi Masait alias Asep (42) dan Oter Ali (55) sudah dimasukan ke penjara. Santer terdengar, Imam sempat mengaku anggota buser Polda Bali.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi pihaknya sampai saat ini masih mengejar Imam. Jika sebelumnya diperoleh informasi Imam sempat mengaku anggota buser Polda Bali, pascakejadian. Namun informasi tersebut masih simpang siur.
"Tapi bisa saja dia mengaku seperti itu untuk membohongi masyarakat di sekitar TKP sehingga bisa kabur," bebernya kepada wartawan, Kamis 28 Oktober 2021.
Iptu Sukadi menambahkan, semua itu pasti akan terungkap jika pelaku Imam tertangkap. Pihaknya meminta masyarakat bersabar dan amggota reskrim masih berusaha keras mencarinya.
Teranyar, Kapolsek Denpasar Utara (Denut) Iptu Putu Carlos Dolesgit, mengatakan tidak hanya Polsek Denpasar Utara yang memburu Imam. Tetapi Tim Gabungan bersama Polresta Denpasar, bahkan Polda Bali. Diharapkan dengan upaya ini, kasus tersebut dapat segera dituntaskan.
Sementara dari pengakuan para tersangka Andi Masait alias Asep, 42, dan Oter Ali, 55, yang dibeberkan dalam rilis pers di Mapolsek Denut Rabu (27/10) sampai saat ini masih didalami polisi.
"Sebab korban I Made Pande Windu Merta, 28, membantah pengakuan tersangka," tandasnya.
Dijelaskan, pelaku Asep mengaku mobil Toyota Yaris miliknya yang digadaikan, dijual oleh korban. Sehingga dia memancing korban dengan mobil Toyota Innova sewaan. Mobil itu dihargai murah agar bisa bertemu di TKP untuk menanyakan keberadaan mobilnya.
"Namun malah terjadi ketegangan berujung pengeroyokan," ujarnya.
Kapolsek Denut, Iptu Carlos Dolesgit mengakui itu baru alibi para tersangka dan perlu dibuktikan. Sementara korban yang membantah mengaku bahwa dirinya sama sekali tak ada menyewa bahkan menjual mobil pelaku.
Pertemuan mereka pun baru terjadi saat pria asal Kediri, Tabanan itu hendak membeli mobil dari mereka. "Pembuktian memerlukan BAP, siapa yang berbohong nanti pasti diketahui lewat penyidikan," tutupnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5401 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2284 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1070 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan