Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Perempuan Asal Bangli Gantung Diri di Padangsambian
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Korban gantung diri tidak hanya dilakoni kaum laki-laki saja tapi kaum hawa juga demikian.
Seperti halnya, Ni Wayan Mudiartini seorang perempuan asal Bangli ditemukan warga gantung diri di kamar kontrakannya, pada Kamis 28 Oktober 2021 sekitar pukul 18.30 WITA.
Kejadian itu tepatnya di Jalan Gunung Andakasa Gang Walet, Padangsambian Denpasar Barat, Perempuan kelahiran 13 Mei 1999 ini tewas dalam posisi tergantung di depan kamar mandi dengan menggunakan kabel warna hitam.
Korban sendiri saat itu mengenakan baju daster warna merah. Yang ironi, di tangan kiri korban ada luka sayatan diduga dilakukan oleh korban. Selain itu ditemukan hp dan cincin milik korban.
Dari keterangan saksi-saksi menyebutkan, korban ditemukan kali pertama oleh tetangga bernama Mbak Fe. Saksi awalnya mencari korban di kamar namun tidak ada sahutan. Tapi setelah menuju ke kamar mandi saksi kaget melihat korbannya gantung diri.
Saksi pun lantas berteriak ketakutan dan memanggil penghuni lainnya. Petugas BPBD Denpasar yang dihubungi datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Namun tidak bisa karena pintu terkunci dari dalam. Petugas terpaksa masuk lewat jendela dan mengevakuasi jasad korban yang tergantung di kusen pintu kamar mandi.
"Posisi korban dalam keadaan tergantung di kusen pintu belakang dengan menggunakan kabel warna hitam dan ada kursi warna di bawah kaki," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Jumat 29 Oktober 2021.
Sementara dari penuturan para saksi membenarkan bahwa korban Ni Wayan Mudiartini sering mengeluh sakit pada bagian perut dan rahim, juga bagian kepala. Bahkan para saksi tetangga mengantarkan korban berobat alternatif ke dukun di kawasan Kesiman Denpasar Timur.
Namun usaha korban untuk menyembuhkan penyakitnya tak kunjung sembuh. Setelah melakukan penyelidikan, tim identifikasi tidak menemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban. Petugas BPBD selanjutnya mengevakuasi jenazah ke rumah sakit Sanglah Denpasar.
"Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban," ujarnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 203 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 137 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 135 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun