Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Viral Pria Nikahi Bule Rusia Diarak Pakai Tosa
BERITABALI.COM, NTB.
Seorang pemuda warga Ampenan Kampung Melayu, Mataram, NTB viral di media sosial. Pria yang bernama Harizt atau panggilan Aret ini menikahi seorang wanita bule asal Rusia bernam Alisia, Sabtu (6/11).
Yang membuat viral, karena pasangan ini usai ijab Kabul, kemudian diarak keliling Kota Tua Ampenan menggunakan kendaraan motor TOSA, yang biasa dipakai mengangkut barang atau sampah.
Dalam postingan di akun Facebook diunggah oleh makeup artist (MUA) atas nama Maia Siie ini, warga seputaran Kota Tua Ampenan nampak ramai, mengikuti pasangan beda bangsa ini diarak keliling. Sementara pasangan pengantin, enjoy duduk menebar senyum bahagia mereka.
"Sungguh pernikahan yang Unik dan menarik..." Tulis Maia Siie dalam postingannya.
"Yang laki juga mirip bule" komentar seorang netizen. Dan dijawab oleh Maia Siie " iya, keturunan Arab".
Ada lagi yang menyebut Harizt atau Aret ini biasa surfing di pantai Ampenan dan Kuta Mandalika. Dan itu penyebab membedakan kulitnya lebih hitam dari saudara-saudaranya.
Ada juga yang menggunggah ulang postingan pengantin viral ini dengan kalimat "Produk Luar Negeri Aja Pede Pake Motor Roda Tiga, TOSA Masak Kamu Enggak".
Hingga Minggu (7/11) postingan pengantin viral diarak keliling dengan kendaraan Tosa ini sudah dibagikan lebih 900 kali.
Maia Siie selaku MUA pengantin ini pada unggahan di media sosial sebelumnya pada hari yang sama menulis "Makeupin manten bule Rusia, natural mevvah elegan..
Janjian mulai di makeup abis subuh, tapi mantennya sampe jam stgh 7 belum dtg buat dimakeupin..
Maia Siie juga menulis kalau si bule kaget dan sangat suka dengan makeup nya.
Alisia bule Rusia ini sebelumnya pernah tinggal selama tiga bulan di Bali. Kemudian bertemu dengan Harizt yang kini menjadi suaminya saat berkunjung ke Kuta Lombok Tengah.
"Katanya sih baru 3-4 bulan kenal nya," kata Maia Siie, saat dihubungi via WhatsApp.
Di Kampung Melayu Ampenan yang menjadi ikon wisata Kota Tua, memang menjadi tradisi, pengantin akan diarak keliling kampung. Malah terkadang "dijahili", dengan macam-macam kelucuan dan keisengan.
Pengantin terkadang diarak dengan Cikar atau Cidomo, kendaraan berkuda tradisional Lombok. Pengantin pria diminta menjadi kusir, sementara mempelai wanita duduk menjadi penumpang. Dan masih banyak "kejahilan" kocak dan menghibur lain yang biasanya dilakukan kerabat atau teman-teman dekat pasangan pengantin.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1314 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1010 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 847 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 758 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik