Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Cewek Ini Ketiduran di Kafe Lalu Ditinggal Temannya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang cewek mendapat pengalaman memalukan saat berada di sebuah kafe. Karena saking capeknya usai menjalani kegiatan, dia pun ketiduran di kafe tersebut. Namun, dia justru dikerjai oleh teman-temannya.
Momen tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @tahukuwalik.
"Bayangkan malunya ketiduran di kafe, capek habis kegiatan. Terus teman teman laknatnya sembunyi semua dan dikelilingi orang asing," tulis keterangan dalam video tersebut.
Dalam video terlihat seorang cewek yang mengenakan baju berwarna biru dan jilbab hitam tertidur di sebuah kafe di Gresik, Jawa Timur. Dia terlihat tertidur pulas dengan posisi badan selonjoran ke samping.
Lalu, seorang pria mencoba membangunkannya dengan menyentuh ujung kakinya. Cewek tersebut pun terbangun dan seketika langsung kaget karena telah dikelilingi oleh sejumalh pemuda asing.
Dia pun tampak kebingungan sembari mencari teman-temannya. Dia menutupi setengah wajahnya dengan menggunakan tangan. Rupanya, teman-temannya bersembunyi di belakangnya. Dia pun langsung beranjak dari tempatnya.
Unggahan yang sudah dilihat oleh 6,7 juta pengguna itu pun mendapat beragam komentar dari warganet.
"mana cowo semua anjir," ujar Nis**.
"mana tidur depan cowo lagi anjirr malu bngt pastii," kata dipa***.
"rasanya pengen menghilang dari bumi," ucap Sugi***.
"asli gua pernah diginiin ama tmn"gua pas dulu bgt kata tmn gua org"nya pada triak"an gua ga bgn"malunya ampe sumsum jempol," ujar Yan***.
"untung pake masker, jadi ga keliatan rucika mengalir deras," kata who***.
"Serasa Pengen terbang ke pluto," kata Rima***.
"Untung pke masker ya ka," kata ila***.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun