Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Gempa Berturut-turut Terjadi, Ini Penjelasan BMKG
BERITABALI.COM, BADUNG.
Subkoordinator Pengumpulan dan Penyebaran Balai Besar Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III, Yohanes Agus Setyawan menjelaskan tentang terjadinya gempa bumi secara berturut-turut dalam beberapa hari ini.
Hal ini, menurutnya, disebabkan karena ada pelepasan akumulasi energi dalam bentuk gelombang seismik, akibat adanya patahan di wilayah tersebut biasanya terjadi di zona subduksi, jalur sesar atau patahan. Gempa terjadi beberapa hari tersebut sebagian merupakan gempa jenis tektonik.
"Kondisi tersebut alami dan normal, di jalur tektonik sesar, patahan atau subduksi, terjadi gempabumi. Namun sekali lagi bahwa gempabumi tidak dapat diprediksi baik dari segi ukuran kekuatan gempanya maupun waktu kejadiannya," katanya, Jumat (17) di Badung.
Gempabumi besar biasanya diikuti oleh gempa susulan di wilayah tersebut. Namun biasanya akan melemah baik dari frekuensi gempabumi maupun kekuatan gempabumi.
"Namun sekali lagi gempa unpredictable atau tidak dapat diprediksi," ucapnya.
Tidak semua gempabumi di laut berpotensi tsunami, ada faktor lain selain posisi episenter gempa di laut.
"Dari kekuatan gempanya (magnitude) yang besar, kedalaman pusat gempa yang dangkal, jenis patahannya vertikal," paparnya.
Dirinya bepesan adapun beberapa hal perlu diantisipasi jika terjadi gempabumi susulan. Utama jangan panik, tetap berpikir jernih. Lindungi kepala, dapat berlindung di bawah meja atau dengan tas, jauhi kaca jendela, dan potensi jatuhnya barang.
Selain itu juga Ikuti dan pahami informasi BMKG dapat diperoleh lewat berbagai media, salah satunya melalui aplikasi (infoBMKG).
"Jika potensi tsunami di wilayahnya, jauhi pantai dan ikuti rambu evakuasi dan arahan diberikan," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 537 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 392 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 391 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan