Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Viral Sulinggih Berciuman Dicibir, Ini Respons Ida Rsi Lokanatha
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Viral foto Sulinggih yang diduga Ida Rsi Lokanatha bersama sang istri berciuman mendapat tanggapan negatif dari netizen atas unggahannya di media sosial.
Melalui unggahan akun media sosial pribadi @idarsilokanatha, ia mengomentari unggahan yang ramai dibicarakan tersebut.
"Katanya foto ini lagi viral di medsos, hahaha, baca ya buat kalian yang iri, inilah bentuk sayangku kasihku dan cintaku kepada istriku @idarsigayatri," tulis caption unggahannya.
Diduga pemilik akun adalah Ida Rsi Lokanatha, meski belum didapatkan konfirmasi langsung dari yang bersangkutan. Ia juga menambahkan pesan bagaimana bisa hidup bahagia bersama keluarga versi dirinya.
"Makanya sini belajar bagaimana cara membuat keluarga bahagia dan harmonis permanen," tambahnya.
Ida Rsi bahkan tak merasa khawatir atau takut jika mendapat hujatan atas viralnya foto ini.
"Silahkan kalian hujat aku di medsos semaumu, yang penting aku bahagia bersama istriku dan anak cucuku," pungkasnya.
Unggahan ini pun kembali mendapatkan reaksi dari ribuan warganet. Melalui unggahan akun @jeg.bali ratusan warganet pun turut andil mengomentari postingan Ida.
"Biasa.aja, biarkan mereka Bahagia.. "ujar @yoghaba***
"Bukan tentang rasa sayang ratu, niki tentang etika apalagi Sulinggih, privasi kok diumbar," timpal yang lain @yogiin***.
"Kasih sayang ke istri itu sah sah saja, tapi ingat posisi anda saat ini bagaimana, anda itu sudah jadi Sulinggih harusnya ngasih contoh yang baik ke umatnya, kalau sudah begini warga Hindu yang malu melihatnya," tulis akun @whats.up_***
"Memang ga salah tapi kurang elok," ujar @sari*** (sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun