Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Viral Warga Angkat Pasien Seberangi Air Sungai Setinggi Dada

Rabu, 5 Januari 2022, 15:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/Viral Warga Angkat Pasien Seberangi Air Sungai Setinggi Dada

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Akses transportasi di Desa Ollon, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja, memprihatinkan. Untuk pergi berobat ke layanan kesehatan, warga sekitar harus menyeberangi derasnya arus sungai.

Foto warga sakit ditandu menyeberangi sungai viral di media sosial. Dalam foto itu ada tujuh orang warga terlihat mengangkat tandu menyeberangi sungai.

Di atas tandu yang dibuat seadanya dari bambu dilapisi sarung, ada seorang kakek tua. Kabarnya, ia sedang sakit dan hendak berobat ke Puskesmas.

Namun karena tak ada transportasi umum ke desa itu, warga sekitar terpaksa bahu-membahu mengangkut kakek yang sedang sakit tersebut menggunakan tandu. Ketinggian air bahkan mencapai dada orang dewasa saat mereka lewati.

Peristiwa itu disayangkan oleh sejumlah pihak. Karena Ollon adalah objek wisata baru di Tana Toraja yang sangat menjanjikan.

Panorama wisatanya tak kalah cantik dari Swiss. Di sana ada padang savana berbentuk gundukan yang sangat indah.

Namun objek wisata ini belum bisa dilalui oleh transportasi umum. Untuk ke sana, hanya bisa dijangkau menggunakan motor trail atau mobil four wheel drive 4x4.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sudah menjanjikan akan membangun akses jalan ke Ollon. Anggaran yang digelontorkan Rp20 miliar.

Namun hingga kini, belum terealisasi. Masyarakat pun menagih janji pemerintah tersebut.

Kepala Desa Ollon Karman Loda mengaku, masyarakat sekitar memang kerap menjadikan jalur sungai sebagai akses terdekat menuju Puskesmas yang ada di kecamatan lain. Jika menggunakan jalur darat, lebih jauh dan berbukit.

"Karena lewat jalur jalan biasa itu harus putar lagi. Jauh. Jadi lewat jalur sungai," kata Karman, Rabu, 5 Januari 2021.

Karman berharap pemerintah daerah secepatnya membangun fasilitas. Seperti jembatan. Agar mempermudah aktivitas warga. Seperti ketika mereka menjual hasil bumi ke pasar kampung sebelah.

"Karena kasihan warga apalagi kalau musim hujan begini. Jadi kita harap ada jembatan ke Buakayu (desa sebelah). Untuk memudahkan akses masyarakat jual hasil bumi. Atau kalau ada yang sakit seperti sekarang," harapnya.(sumber: suara.com)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami