Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Tabanan Akan Setop Izin Toko Modern Berjaringan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menyebutkan akan bersedia menghentikan izin pendirian toko modern berjaringan. Hal itu disampaikan setelah mendapatkan arahan dari Gubernur Bali I Wayan Koster seusai peresmian pasar Adat Bongan Puseh, Tabanan, Rabu (5/1).
“Saya setuju dan akan patuhi apa yang menjadi kebijakan bapak Gubernur Bali, bapak gubernur juga memberikan saran atau imbauan pada Bupati dan Wali Kota kalau bisa toko modern berjaringan dikurangi,” ujar Bupati Sanjaya.
Pihaknya hanya bisa menghentikan proses perizinan yang baru masuk, sedangkan izin yang sudah diterbitkan, tidak bisa dicabut atau dihentikan operasionalnya.
“Untuk yang sudah ada dan akan diperpanjang izinnya ini tentu akan dilakukan evaluasi dan kajian terlebih dahulu dari segi manfaatnya di lingkungan sekitarnya,” terangnya.
Menurut Bupati Sanjaya, jika tidak segera dilakukan moratorium toko modern tentunya akan terjadi kontradiktif, dimana saat ini tengah gencar, seluruh desa di kabupaten Tabanan berupaya membangkitkan ekonomi kerakyatan dengan mengangkat potensi yang dimiliki, salah satunya dengan membangung pasar desa adat.
Bupati Tabanan juga sangat mengapresiasi langkah-langkah pembangunan di Desa Tabanan, yang mendapat dukungan penuh Gubernur Bali, terlebih karena telah mewujudkan harapan masyarakat untuk memiliki Pasar Desa.
“Pemerintah Kabupaten Tabanan senantiasa berupaya mencurahkan perhatian terhadap 3 hal, yaitu produksi yang sudah sangat baik, distribusi sudah kita upayakan dengan berbagai pembangunan termasuk pengaspalan jalan, hanya tinggal permasalahannya masih ada di pemasaran,” terang Sanjaya.
Namun dukungan Pemerintah Provinsi, menurut Sanjaya, sudah sangat membantu sektor pemasaran tersebut. “Berkat inisiasi dari Bapak Gubernur dan BI, Perusahaan daerah Tabanan diajak untuk bekerjasama dengan pihak-pihak hotel untuk membeli hasil pertanian di Tabanan, hal itu sangat luar biasa dalam membantu pembangunan,” paparnya.
Menurutnya, demi mewujudkan Visi Tabanan, Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman Unggul dan Madani (AUM), Bupati Sanjaya bersama Pemkab Tabanan tengah menjalankan pembangunan yang berkelanjutan dari hulu, tengah dan hilir.
Delapan (8) asta program yang salah satunya adalah membangun desa presisi, berarti desa yang akurat. Dengan memperhatikan secara langsung potensi desa, menghitung eksistensi jumlah penduduk serta kearifan lokal yang menjadi keunggulan di desa tersebut sehingga pemerintah secara langsung bisa melihat dan memfasilitasi pembangunan di desa.
“Inilah mengapa saya sering berkantor di desa, saya ingin melihat langsung potensi yang ada di desa tersebut untuk nantinya bersama bangkit,” terangnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3662 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1336 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1223 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1069 Kali
Mobil Keluar Parkir Tabrak Motor di Seririt, Penumpang Tewas
Dibaca: 784 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun