Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Direktur LIB Surati Gubernur Koster, Minta Sekat Dibongkar

Polemik Ruang Ganti Stadion Ngurah Rai

Jumat, 7 Januari 2022, 16:15 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Screenshot instagram/Direktur LIB Surati Gubernur Koster, Minta Sekat Dibongkar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Terkait kritik ruang ganti pemain yang sempit di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Direktur PT Liga Indonesia Bersatu (LIB) Akhmad Hadian Lukita menanggapi. Kritik muncul saat laga Persebaya vs Bali United pada Kamis (6/1/2022).

Ia mengatakan fasilitas ruang ganti di Stadion Ngurah Rai sebenarnya sudah besar. Namun nampak sempit karena ada sekat berupa tembok. Untuk itu, ke depan pihaknya bersurat ke Gubernur Bali agar sekat di ruang gantinya dibongkar.

"Ya kita lagi bersurat ke Pak Gubernur untuk bisa diperbesar ruangannya. Tapi sebenarnya ruangannya sudah besar, cuman disekat saja. Sekat itu yang mengakibatkan mungkin tim kurang leluasa bergerak di dalam situ," katanya di Stadion Dipta, Jumat (7/1/2022).

Ia berharap dalam waktu dekat tembok penyekat di ruang ganti akan dibongkar. Sehingga bisa lebih luas.

"Mudah-mudahan bisa dibongkar temboknya. Ruang gantinya, fasilitas kamar mandinya menurut saya sudah bagus sebetulnya," kata dia.

Ia mengakui kompetisi yang digelar di Bali untuk pertama ini tentu membutuhkan perbaikan-perbaikan. Ia berjanji akan terus melakukan perbaikan demi kelancaran kompetisi.

"Kalau dari keluhan kan sepertinya di setiap seri manapun ada keluhan, di Bali saya kira kita lagi perbaiki hal-hal tersebut," kata dia.

Kendati demikian, ia memuji kualitas rumput stadion. Sementara dari segi pertandingan hingga saat ini belum ada keluhan.

"Pertandingan sih baik, lapangannya bagus. Untuk urusan pertandingan ya," katanya.

Sebelumnya, kritik dan keluhan atas ruang ganti yang dinilai kurang tepat itu dilontarkan Persebaya. Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengatakan ruang ganti kurang ideal.

"Untuk ruang ganti harus saya akui untuk Liga 1 kurang ideal, tempatnya sempit dan juga panas, jadi tidak cukup kalau ( pemain ) di dalam semua," ucapnya seperti dikutip dari berbagai sumber. (sumber: Suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami