Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Bendesa Keluhkan Proyek Got Malah Timbulkan Genangan Air
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bendesa Adat Tengkulak Kaja, Made Selamet, mengeluhkan proyek pengaspalan jalan raya dan normalisasi got di Jalan Raya Kemenuh, Kecamatan Sukawati.
Got yang semestinya dikeruk justru tergenang saat hujan. Bendesa khawatir genangan akan menimbulkan jentik nyamuk.
“Setelah proyek selesai, diserahkan kepada pemerintah dan masyarakat. Ternyata air hujan tergenang. Padahal pemborong melakukan normalisasi got,” ujar Bendesa Made Selamet, Jumat (7/1).
Dia pun mempertanyakan kinerja pemborong yang menggarap pengaspalan jalan dan perbaikan got senilai Rp9 miliar lebih, sepanjang 3,2 kilometer itu. Selamet juga menyayangkan tidak semua saluran got dikeruk dan disemen di bagian bawah.
“Tidak keseluruhan. Hanya yang rusak. Dan menaikkan tanah yang mengendap. Tapi bagian kios-kios yang pengkolan itu tidak dikeruk. Makanya air tergenang sampai sana,” ujarnya.
Kala hujan lebat, genangan air di got bisa sampai kurang lebih 500 meter. “Ini sudah serah terima akhir tahun 2021. Nah, awal 2022 kan ada hujan, genangan itu sulit surut, bisa sampai tujuh hari tergenang,” keluhnya.
Dia berharap dari pemerintah bisa menindaklanjuti keluhan masyarakat. “Kalau air tergenang, kami khawatir jadi sarang nyamuk,” tutup dia.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4410 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2069 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1951 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1599 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan