Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Bupati Tekankan Penyajian Konten Memberikan Informasi Terkini
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Radio Nuansa Giri FM ke-12, sekaligus Launching Radio Dini Ditu yang merupakan salah satu program terbaru dari Radio Nuansa Giri FM. Acara ini diselenggarakan di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno, Senin (17/1).
Dalam sambutannya, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST mengatakan, sangat mengapresiasi program-program yang disajikan oleh Radio Nuansa Giri. Menurutnya, program-program yang disajikan sangat menginspirasi para pendengar khususnya masyarakat Buleleng.
Selain itu, Bupati Suradnyana menambahkan, radio juga merupakan salah satu media yang sangat penting keberadaanya untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang pembangunan Buleleng. Dirinya pun berpesan agar Radio Nuansa Giri dapat menyajikan informasi yang selalu terkini bagi masyarakat sampai ke pelosok tanah air sehingga keberadaan Radio Nuansa Giri senantiasa membawa manfaat kepada masyarakat Buleleng. Dirinya pun meminta kepada jajarannya untuk memanfaatkan media radio untuk menginformasikan program yang dikerjakan.
"Sekarang konten apapun dari Dinas bisa lewat Radio Nuansa Giri. Apa saja bisa, mulai dari pertanian, perkebunan, kemudian memelihara ikan bisa semua," katanya.
Pada akhir sambutannya, Bupati pun mengucapkan terimakasih kepada Radio Nuansa Giri karena telah memberikan program-program yang dapat mengedukasi masyarakat Buleleng.
"Selamat kepada Radio Nuansa Giri karena sudah memberikan suatu wahana untuk mengedukasi masyarakat Buleleng dan untuk memberikan informasi pembangunan di Kabupaten Buleleng ini saya sampaikan banyak terimakasih, semoga radio Nuansa Giri bisa menjadi radionya masyarakat Buleleng," pungkasnya.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli