Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 17 Juni 2026
Putrinya ke Kamar Nurul Arifin Sebelum Meninggal, Ungkap Ini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Maura Magnalia Madyaratri yang meninggal secara mendadak membuat orang-orang terdekat tak pernah menyangka. Tapi dua hari sebelum meninggal, dia sempat masuk ke kamar ibunya, Nurul Arifin, seolah memberi firasat.
Nurul Arifin bilang bahwa putrinya ketika itu merasa lelah dengan kehidupannya. Artis yang kini menjadi politisi itu sempat kaget kenapa Maura Magnalia Madyaratri mengatakan hal itu.
"Dua malam sebelum terjadi ini, dia datang ke kamar saya. Dia bilang, 'I'm tired, Mother. I'm tired'," kata Nurul Arifin di rumah duka di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, Selasa (25/1/2022) malam.
Maura Magnalia Madyaratri juga mengungkap keputusasaannya karena tidak bisa memenuhi ekspektasi orangtua. Dia kecewa pada dirinya sendiri.
"Aku tidak bisa memenuhi harapan kamu. Aku nggak bisa seperti kamu, nggak seperti adikku. Aku nggak bisa membahagiakan kamu," ujar Nurul Arifin saat menirukan ucapan putrinya.
Sebagai ibu, Nurul Arifin tentu saja menguatkan Maura Magnalia Madyaratri. Dia bilang ke sang putri tiap orang memang tak akan pernah sama dengan orang lain.
"Saya bilang, 'Jangan dibandingkan ya. Setiap orang kan berbeda, Maura'," kata Nurul Arifin.
Maura Magnalia Madyaratri dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (25/1/2022) pukul 5.37 WIB. Dokter menyatakan Maura meninggal karena henti jantung mendadak.
Sebelum dibawa ke rumah sakit, Maura Magnalia Madyaratri ditemukan sudah tak sadarkan diri di meja makan di rumah orangtuanya. Bukan keluarga, ART mereka yang pertama kali menemukan Maura.
Jenazah Maura Magnalia Madyaratri rencananya akan dimakamkan hari ini, Rabu (26/1/2022) di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun