Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Penerbangan Internasional Perdana Dari Jepang ke Bali Bawa Enam Turis
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penerbangan Internasioanl ke Bali telah dibuka. Pesawat Garuda Indonesia dengan kode GA 881 rute Narita–Denpasar yang landing pukul 16.56 Wita kemarin (3/2) menandai beroperasinya lagi penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Itulah penerbangan reguler internasional perdana di Bali sejak bandara dibuka pada 14 Oktober 2021.
Dilansir dari Bali Express, Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade R. Susardi menuturkan, pesawat jenis Airbus A330-300 itu membawa 12 penumpang. Perinciannya, enam warga negara Indonesia (WNI) dan enam warga negara asing (WNA) asal Jepang. Mereka lebih dulu menjalani karantina.
”Yang enam orang Jepang ini adalah agen dari Kemenparekraf. Jadi, orang Jepang yang jualan mengenai Indonesia di sana. Dari travel agent dan dari representative,” ujarnya dalam keterangan pers di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Ke depan, lanjut dia, Garuda Indonesia rute Narita–Denpasar akan beroperasi seminggu sekali. Yakni, setiap Kamis dengan keberangkatan pukul 09.15 dan tiba pukul 16.00 waktu setempat. "Kita kan sekarang plan seminggu sekali, setiap hari Kamis. Direct ke Bali. Kalau dari (bandara) Soekarno-Hatta sudah rutin setiap hari," katanya.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Cahyani menuturkan, pihaknya berkolaborasi dengan Garuda Indonesia dan stakeholder terkait untuk mendatangkan enam warga Jepang tersebut. Tujuannya, menjadi semacam reseller di negara asal bahwa Bali sudah dibuka dan siap menerima kedatangan wisatawan mancanegara (wisman).
Kedatangan enam WNA tersebut disponsori Kemenparekraf dan Garuda Indonesia. Mereka akan selalu berada dalam satu kelompok selama lima hari empat malam. "Setelah itu, kalau mereka berekreasi, itu biaya mereka. Kami hanya memberikan experience warm-up vacation lima hari empat malam dalam program fun trip" terang dia.
Soal alasan Jepang menjadi negara pertama, menurut dia, disebabkan Garuda Indonesia merupakan maskapai yang paling siap dan tetap melayani kargo ke Jepang. Pada 16 Februari, Bali juga akan kedatangan penerbangan dari maskapai internasional selanjutnya.
"Dari surat edaran satgas, tidak ada batasan negara, silakan dari negara mana pun. Kami welcome, sepanjang ia membawa wisatawan, karena ini kepentingan ekonomi," terangnya.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Bali Tjok Bagus Pemayun mengatakan, Pemprov Bali menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung kedatangan wisman. Di antaranya, yang berkaitan dengan sertifikat CHSE dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di setiap fasilitas sarana publik.
Juga, menyiapkan paket warm-up vacation dan hotel karantina serta melaksanakan event-event yang dapat menarik wisatawan. "Semoga ini bisa menjadi awal yang baik untuk kebangkitan pariwisata dan ekonomi Bali," ungkapnya.
Dari Jakarta, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Suharyanto menjelaskan, pembukaan Bandara Juanda di Surabaya dan Bandara I Gusti Ngurah Rai bertujuan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di bandara Jakarta. Terutama dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). (sumber : Jawa Pos)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3769 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1438 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1421 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1378 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1288 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun