Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penerbangan Internasional Perdana Dari Jepang ke Bali Bawa Enam Turis

Jumat, 4 Februari 2022, 13:20 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/kompas.com/Penerbangan Internasional Perdana Dari Jepang ke Bali Bawa Enam Turis

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Penerbangan Internasioanl ke Bali telah dibuka. Pesawat Garuda Indonesia dengan kode GA 881 rute Narita–Denpasar yang landing pukul 16.56 Wita kemarin (3/2) menandai beroperasinya lagi penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. 


Itulah penerbangan reguler internasional perdana di Bali sejak bandara dibuka pada 14 Oktober 2021.


Dilansir dari Bali Express, Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade R. Susardi menuturkan, pesawat jenis Airbus A330-300 itu membawa 12 penumpang. Perinciannya, enam warga negara Indonesia (WNI) dan enam warga negara asing (WNA) asal Jepang. Mereka lebih dulu menjalani karantina.


”Yang enam orang Jepang ini adalah agen dari Kemenparekraf. Jadi, orang Jepang yang jualan mengenai Indonesia di sana. Dari travel agent dan dari representative,” ujarnya dalam keterangan pers di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.


Ke depan, lanjut dia, Garuda Indonesia rute Narita–Denpasar akan beroperasi seminggu sekali. Yakni, setiap Kamis dengan keberangkatan pukul 09.15 dan tiba pukul 16.00 waktu setempat. "Kita kan sekarang plan seminggu sekali, setiap hari Kamis. Direct ke Bali. Kalau dari (bandara) Soekarno-Hatta sudah rutin setiap hari," katanya.


Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Cahyani menuturkan, pihaknya berkolaborasi dengan Garuda Indonesia dan stakeholder terkait untuk mendatangkan enam warga Jepang tersebut. Tujuannya, menjadi semacam reseller di negara asal bahwa Bali sudah dibuka dan siap menerima kedatangan wisatawan mancanegara (wisman).


Kedatangan enam WNA tersebut disponsori Kemenparekraf dan Garuda Indonesia. Mereka akan selalu berada dalam satu kelompok selama lima hari empat malam. "Setelah itu, kalau mereka berekreasi, itu biaya mereka. Kami hanya memberikan experience warm-up vacation lima hari empat malam dalam program fun trip" terang dia.


Soal alasan Jepang menjadi negara pertama, menurut dia, disebabkan Garuda Indonesia merupakan maskapai yang paling siap dan tetap melayani kargo ke Jepang. Pada 16 Februari, Bali juga akan kedatangan penerbangan dari maskapai internasional selanjutnya. 


"Dari surat edaran satgas, tidak ada batasan negara, silakan dari negara mana pun. Kami welcome, sepanjang ia membawa wisatawan, karena ini kepentingan ekonomi," terangnya.


Plt Kepala Dinas Pariwisata Bali Tjok Bagus Pemayun mengatakan, Pemprov Bali menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung kedatangan wisman. Di antaranya, yang berkaitan dengan sertifikat CHSE dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di setiap fasilitas sarana publik. 


Juga, menyiapkan paket warm-up vacation dan hotel karantina serta melaksanakan event-event yang dapat menarik wisatawan. "Semoga ini bisa menjadi awal yang baik untuk kebangkitan pariwisata dan ekonomi Bali," ungkapnya.


Dari Jakarta, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Suharyanto menjelaskan, pembukaan Bandara Juanda di Surabaya dan Bandara I Gusti Ngurah Rai bertujuan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di bandara Jakarta. Terutama dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). (sumber : Jawa Pos)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami