Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 21 Oktober 2026
Penerbangan Internasional Perdana Dari Jepang ke Bali Bawa Enam Turis
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penerbangan Internasioanl ke Bali telah dibuka. Pesawat Garuda Indonesia dengan kode GA 881 rute Narita–Denpasar yang landing pukul 16.56 Wita kemarin (3/2) menandai beroperasinya lagi penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Itulah penerbangan reguler internasional perdana di Bali sejak bandara dibuka pada 14 Oktober 2021.
Dilansir dari Bali Express, Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade R. Susardi menuturkan, pesawat jenis Airbus A330-300 itu membawa 12 penumpang. Perinciannya, enam warga negara Indonesia (WNI) dan enam warga negara asing (WNA) asal Jepang. Mereka lebih dulu menjalani karantina.
”Yang enam orang Jepang ini adalah agen dari Kemenparekraf. Jadi, orang Jepang yang jualan mengenai Indonesia di sana. Dari travel agent dan dari representative,” ujarnya dalam keterangan pers di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Ke depan, lanjut dia, Garuda Indonesia rute Narita–Denpasar akan beroperasi seminggu sekali. Yakni, setiap Kamis dengan keberangkatan pukul 09.15 dan tiba pukul 16.00 waktu setempat. "Kita kan sekarang plan seminggu sekali, setiap hari Kamis. Direct ke Bali. Kalau dari (bandara) Soekarno-Hatta sudah rutin setiap hari," katanya.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Cahyani menuturkan, pihaknya berkolaborasi dengan Garuda Indonesia dan stakeholder terkait untuk mendatangkan enam warga Jepang tersebut. Tujuannya, menjadi semacam reseller di negara asal bahwa Bali sudah dibuka dan siap menerima kedatangan wisatawan mancanegara (wisman).
Kedatangan enam WNA tersebut disponsori Kemenparekraf dan Garuda Indonesia. Mereka akan selalu berada dalam satu kelompok selama lima hari empat malam. "Setelah itu, kalau mereka berekreasi, itu biaya mereka. Kami hanya memberikan experience warm-up vacation lima hari empat malam dalam program fun trip" terang dia.
Soal alasan Jepang menjadi negara pertama, menurut dia, disebabkan Garuda Indonesia merupakan maskapai yang paling siap dan tetap melayani kargo ke Jepang. Pada 16 Februari, Bali juga akan kedatangan penerbangan dari maskapai internasional selanjutnya.
"Dari surat edaran satgas, tidak ada batasan negara, silakan dari negara mana pun. Kami welcome, sepanjang ia membawa wisatawan, karena ini kepentingan ekonomi," terangnya.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Bali Tjok Bagus Pemayun mengatakan, Pemprov Bali menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung kedatangan wisman. Di antaranya, yang berkaitan dengan sertifikat CHSE dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di setiap fasilitas sarana publik.
Juga, menyiapkan paket warm-up vacation dan hotel karantina serta melaksanakan event-event yang dapat menarik wisatawan. "Semoga ini bisa menjadi awal yang baik untuk kebangkitan pariwisata dan ekonomi Bali," ungkapnya.
Dari Jakarta, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Suharyanto menjelaskan, pembukaan Bandara Juanda di Surabaya dan Bandara I Gusti Ngurah Rai bertujuan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di bandara Jakarta. Terutama dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). (sumber : Jawa Pos)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4504 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2126 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2077 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1657 Kali
NCC 4 Jadi Ruang Kolaborasi dan Apresiasi Karya Generasi Muda
Dibaca: 1583 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan