Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Cekcok, Keponakan di Kuta Ancam Paman Sendiri dengan Parang
Tidak Terima Dituduh Menggembosi Ban Mobil
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kasus pengancaman antara paman dan keponakan berakhir di kantor Polsek Kuta. Sang paman, I KS (44) tidak terima diancam keponakannya MES (35) dengan parang dengan maksud akan menghabisi nyawanya.
Dalam keterangan persnya, Kapolsek Kuta Kompol Orpa SM Takalapeta mengatakan pengancaman itu terjadi di Jalan Bhineka Jati Jaya Nomor 55, Banjar Segara, Kuta, pada Jumat, 4 Februari 2022 sekitar pukul 20.50 WITA. Menurutnya, antara KS dan MES masih memiliki hubungan keluarga, yakni paman dan keponakan.
Namun keduanya cekcok akibat masalah ban mobil yang gembos. Kasus berawal, setelah KS menerima kabar dari salah seorang keponakanya yakni Gede S bahwa mobilnya yang ada diparkiran gembos. Dia menduga, gembosnya ban mobil karena ditusuk orang tak dikenal.
"Setelah di cek, korban melihat ban mobil gembos dan ada bekas tusukan," ujar Kompol Orpa, Senin 7 Februari 2022.
KS kemudian mencari informasi siapa yang tusuk ban mobilnya. Sehingga ia mendapat informasi orang yang menusuk adalah keponakannya sendiri, MES. Alhasil KS pun menanyakan kepada keponakanya. Namun MES tidak terima dituduh, sehingga keduanya cekcok mulut.
Pelaku MES marah dan masuk ke dalam rumah mengambil parang lalu keluar.
"Dia mengancam pamanya dengan parang dan mengancam bacok pamannya," beber Kompol Orpa.
Merasa nyawanya terancam, KS melaporkan keponakanya ke Polsek Kuta. Setelah menerima laporan tersebut, Tim Opsnal Reskrim mengejar pelaku dan meringkus di rumahnya berikut barang bukti sebilah parang.
"Pelaku sudah kami amankan dan masih diperiksa," ujarnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli