Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
PHRI Yakin Tahun 2022 Pariwisata Akan Bangkit
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tahun 2022 ini diyakini akan menjadi momen kebangkitan pariwisata di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani. Ia mengaku optimistis akan hal ini.
"Kami yakin 2022 adalah momentum baik karena tren COVID-19 telah menunjukkan tanda-tanda menuju endemik, atau virus yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari," kata Hariyadi dalam RAKERNAS II PHRI Tahun 2022, Rabu (9/2/2022).
Ini merupakan tanda-tanda yang bisa meniupkan angin optimisme yang bisa dilihat dari kebijakan negara yang sudah membuka perbatasannya atau open border.
Adapula negara yang telah melonggarkan protokol kesehatan terkait COVID-19, tidak seketat ketika awal pandemi terjadi.
Hariyadi menuturkan, dalam Rapat Kerja Nasional PHRI, hal-hal yang didiskusikan meliputi cara untuk membangkitkan lagi pariwisata yang terdampak akibat COVID-19 serta menciptakan pasar baru. Upaya ini hanya bisa dicapai bila melibatkan berbagai pihak, yakni melalui kolaborasi.
Kerja sama yang dilakukan bukan cuma antara PHRI dan rekan-rekan asosiasi pariwisata, tetapi juga kolaborasi bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah hingga perusahaan swasta lain.
"Tema kolaborasi sangat ditekankan terkait pemulihan dan kebangkitan pariwisata," kata dia.
Hariyadi menambahkan, Rapat Kerja Nasional hari ini akan menghasilkan rumusan-rumusan program terkait kolaborasi dengan berbagai pihak. Dia juga meminta dukungan dari banyak pihak, terutama pihak-pihak di luar PHRI, untuk sama-sama mewujudkan pemulihan pariwisata.
Pemerintah Republik Indonesia pun mulai melayani kembali penerbangan internasional ke Bali yang berlaku efektif pada 4 Februari 2022. Sementara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus meningkatkan kualitas program warm up vacation dalam menyambut Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang datang ke Indonesia melalui penerbangan langsung ke Bali.
Program Bali warm up vacation adalah inovasi yang dirancang khusus untuk wisatawan yang baru datang ke Bali agar dapat menjalani karantina dalam hotel dengan sistem bubble, yang memungkinkan seseorang bisa beraktivitas tidak terbatas hanya di kamar, namun dapat melakukan berbagai aktivitas di area bubble yang khusus disiapkan oleh pengelola hotel. (ANTARA)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3789 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1447 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1447 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1394 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1299 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun