Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Anak Bunuh Ayah di Abiansemal, Polisi Tunggu Hasil Tes Kejiwaan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Polres Badung masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis terkait kejiwaan I Made Suardana (30), pria ODGJ yang membunuh ayah kandungnya dengan pisau kemutik di rumahnya di Banjar Beneh Kawan Desa Blahkiuh, Abiansemal Badung.
Apabila benar mengalami kejiwaan, otomatis Suardana akan bebas dari hukum. Menurut Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Depretes saat ini pihaknya masih menunggu kepastian pemeriksaan kejiwaan Suardana oleh tim ahli RSJ Bangli.
Tutur perwira melati dua di pundak ini apabila dari hasil pemeriksaan sudah keluar dan membuktikan bahwa pelaku benar-benar mengidap gangguan jiwa, maka Suardana tidak bisa dihukum pidana. Hal itu sebagaimana diatur dalam Pasal 44 KUHP ayat (1).
"Dalam undang-undang, yang dinyatakan orang memiliki gangguan kejiwaan tidak dapat diberikan sanksi pidana, tapi tentunya harus dinyatakan secara jelas oleh ahli, kami kroscek juga," tegasnya.
Diterangkannya, Suardana memang sering diajak ke RSJ Bangli untuk berobat karena memang ia memiliki bukti berupa kartu sebagai ODGJ.
"Jadi dari informasi yang dia terima, pelaku memang bermasalah pada kejiwaan sejak lama," ungkap AKBP Dedy.
Sementara ini, jenasah korban ayah kandungnya I Made Nata (55) masih diinapkan di RSUP Sanglah untuk keperluan autopsi. Hasil autopsi ini juga belum didapatkan pihak kepolisian.
Diberitakan, Made Suardana menusuk ayahnya Made Nata di rumah mereka Banjar Beneh Kawan, Desa Blahkiuh, Abiansemal, Badung, pada Senin (7/2) sekitar pukul 23.30 WITA. Dari keterangan saksi istri korban, I Gusti Ayu Ariati, 54, kejadian penusukan terjadi di dalam kamar.
Anaknya Made Suardana menusuk suaminya dengan pisau pemutik dan langsung pergi. Korban yang mengalami luka tusuk dibagian punggung segera dilarikan ke puskesmas Abiansemal 1 Badung. Setelah dirawat Made Nata sempat disuruh pulang oleh petugas medis karena sudah diobati.
Namun, pada Selasa 8 Februari 2022 sekitar pukul 01.00 wita, korban mengeluh sakit di seluruh tubuh, bahkan sampai kejang-kejang. Sehingga, kembali dibawa ke Puskesmas Abiansemal 1. Nahas, dalam perjalanan nyawa korban tak tertolong lagi. Sementara pelaku anaknya yang mengalami gangguan jiwa dibawa ke RSJ Bangli.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3789 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1448 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1447 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1394 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1300 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun