Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 24 Oktober 2026
Anak Bunuh Ayah di Abiansemal, Polisi Tunggu Hasil Tes Kejiwaan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Polres Badung masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis terkait kejiwaan I Made Suardana (30), pria ODGJ yang membunuh ayah kandungnya dengan pisau kemutik di rumahnya di Banjar Beneh Kawan Desa Blahkiuh, Abiansemal Badung.
Apabila benar mengalami kejiwaan, otomatis Suardana akan bebas dari hukum. Menurut Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Depretes saat ini pihaknya masih menunggu kepastian pemeriksaan kejiwaan Suardana oleh tim ahli RSJ Bangli.
Tutur perwira melati dua di pundak ini apabila dari hasil pemeriksaan sudah keluar dan membuktikan bahwa pelaku benar-benar mengidap gangguan jiwa, maka Suardana tidak bisa dihukum pidana. Hal itu sebagaimana diatur dalam Pasal 44 KUHP ayat (1).
"Dalam undang-undang, yang dinyatakan orang memiliki gangguan kejiwaan tidak dapat diberikan sanksi pidana, tapi tentunya harus dinyatakan secara jelas oleh ahli, kami kroscek juga," tegasnya.
Diterangkannya, Suardana memang sering diajak ke RSJ Bangli untuk berobat karena memang ia memiliki bukti berupa kartu sebagai ODGJ.
"Jadi dari informasi yang dia terima, pelaku memang bermasalah pada kejiwaan sejak lama," ungkap AKBP Dedy.
Sementara ini, jenasah korban ayah kandungnya I Made Nata (55) masih diinapkan di RSUP Sanglah untuk keperluan autopsi. Hasil autopsi ini juga belum didapatkan pihak kepolisian.
Diberitakan, Made Suardana menusuk ayahnya Made Nata di rumah mereka Banjar Beneh Kawan, Desa Blahkiuh, Abiansemal, Badung, pada Senin (7/2) sekitar pukul 23.30 WITA. Dari keterangan saksi istri korban, I Gusti Ayu Ariati, 54, kejadian penusukan terjadi di dalam kamar.
Anaknya Made Suardana menusuk suaminya dengan pisau pemutik dan langsung pergi. Korban yang mengalami luka tusuk dibagian punggung segera dilarikan ke puskesmas Abiansemal 1 Badung. Setelah dirawat Made Nata sempat disuruh pulang oleh petugas medis karena sudah diobati.
Namun, pada Selasa 8 Februari 2022 sekitar pukul 01.00 wita, korban mengeluh sakit di seluruh tubuh, bahkan sampai kejang-kejang. Sehingga, kembali dibawa ke Puskesmas Abiansemal 1. Nahas, dalam perjalanan nyawa korban tak tertolong lagi. Sementara pelaku anaknya yang mengalami gangguan jiwa dibawa ke RSJ Bangli.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5258 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4560 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2444 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2161 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2154 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan