Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 7 September 2026
Sejak Omicron Menyebar Kunjungan Hotel di Bali Menurun
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kunjungan wisatawan domestik ke Bali jatuh sejak lonjakan kasus covid-19 akibat penyebaran omicron beberapa waktu terakhir ini. Akibatnya, tingkat keterisian atau okupansi hotel merosot tersisa 15 persen dari sebelumnya 30 persen.
Wakil Ketua Bidang Budaya Lingkungan dan Humas Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya mengakui, tingkat keterisian hotel terpengaruh lonjakan kasus covid-19 Tanah Air.
Maklumlah, kunjungan wisatawan domestik pun berkurang tersisa 7.000 orang per hari. Padahal sebelumnya, kunjungan turis lokal bisa menyentuh 10 ribu-13 ribu orang per hari.
"Setidaknya berpengaruh memang. Ada kelihatan di pekan ini ada penurunan," kata Suryawijaya, saat dihubungi Rabu (9/2).
Menurut dia, tingkat keterisian hotel sejalan dengan tingkat kunjungan wisatawan. Tak heran, jika kunjungan menurun, maka okupansi hotel pun melorot.
"Okupansi hotel masih berkisar 15 persen-20 persen. Kalau sebelum omicron, sampai 30 persen, rendah memang masih situasi Bali," terang dia.
Pun demikian, Suryawijaya berharap pertengahan Maret 2022 nanti kunjungan wisatawan lokal akan kembali menggeliat. Begitu pula, dengan okupansi hotel. "Semoga omicron bisa terkendali," tandasnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3184 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 650 Kali
Kebakaran Gudang Rongsokan Sunset Road Diduga Dipicu Gas
Dibaca: 574 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman