Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Pariwisata Meredup, Penjualan Ikan Laut di Kedonganan Surut
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sepinya kondisi pariwisata di Bali berdampak pada penjualan ikan laut. Hal tersebut dirasakan oleh Kelompok Nelayan Wana Segara Kertih, Kedonganan, Badung.
Menurut, I Nyoman Sunarta sebagai Ketua kelompok Nelayan Wana Segara Kertih menyampaikan, hampir sebagian besar masyarakat di Kedonganan bekerja di sektor pariwisata sehingga kemungkinan dana dimiliki saat ini dipakai untuk memenuhi kebutuhan yang lain juga.
"Menurun semenjak pariwisata drop karena, nilai beli yang menurun mengingat sebagian besar penduduk bekerja di sektor pariwisata disini (Kedonganan)," jelasnya beberapa hari lalu di Kedonganan.
Kondisi penurunan permintaan ikan laut dirasakan sejak tahun lalu tepatnya pada pertengahan tahun 2021.
"Pertengahan 2021 sudah sangat mengalami penurunan drastis. Sebelum pandemi per harinya bisa menjual 50 ribu per kilo sekarang mungkin hanya 20 sampai 30 ribu kilo saja," keluhnya.
Meskipun demikian, mereka tetap melaut dimana hasil tangkapannya hanya dijual di Pasar Kedonganan. Sunarta berharap ke Pemerintah terkait agar diberi bantuan berupa pembuatan pembuatan pasar ikan khususnya di kawasan mangrove Wana Segara Kertih agar para pembeli tidak terlalu jauh untuk membeli ikan hasil tangkapan para nelayan.
"Harapannya untuk pemerintah adalah bisa mendapat bantuan dibuatkan pasar ikan. Karena kami juga membantu nelayan dan pemasaran dan pembeli tidak terlalu jauh juga," tutupnya
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli