Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Ratusan Personel Polres Badung Dikerahkan Saat Nyepi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes,.SIK, SH ,MH menegaskan dalam pengamanan hari Raya Nyepi tahun 2022, pihaknya akan menerjunkan ratusan personel atau 1/3 kekuatan di titik-titik rawan gangguan kamtibmas.
Pengerahan ratusan personel ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan Nyepi di wilayah hukum Polres Badung.
"Kami sudah arahkan Polsek-Polsek untuk bergerak ke Desa Adat untuk melakukan pola-pola pengamanan Nyepi. Dimana kami menjaga keamanan dengan drop personel, agar masyarakat yang melaksanakan Nyepi dapat melaksanakan dengan khusuk," sebut perwira Lulusan Akpol 2002 saat jumpa pers, Selasa (15/2/2021).
Pejabat nomor satu di Polres Badung ini mengatakan masih menghitung berapa jumlah personel yang akan dikerahkan saat pengamanan Nyepi di 4 Kecamatan dan sedianya sepertiga dari kekuatan atau 250 personel.
"Para Kapolsek masih mendatakan lokasi yang sudah kita anggap rawan," terangnya.
Mengenai PPKM Level 3 yang berlaku di Bali khususnya di Kabupaten Badung, AKBP Dedy mengungkapkan, jajaran Polres Badung bersama steakeholder terkait sudah sepakat untuk melakukan disiplin prokes. Dan, bersama-sama melakukan patroli untuk melakukan upaya-upaya pencegahan serta penindakan secara tegas dan terukur.
"Kami sudah mensosialisasikan agar semua pelaku usaha hotel restoran tempat wisata wajib menggunakan barcode PeduliLindungi. Hal ini digunakan untuk mengukur tamu-tamu yang datang," tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolres Badung mengatakan, pada patroli Sabtu 12 Februari 2022 malam, pihaknya menemukan salah satu cafe di wilayah hukum Polres Badung yang melebihi kapasitas. Bahkan parahnya lagi, pemilik usaha tidak menyedikan barcode peduli lindungi di cafe tersebut.
"Cafe tersebut kapasitas duduknya berdekatan dan melebihi kapasitas. Jika dilihat dari pinggir jalan tanpa masuk ke kafe saja sudah kelihatan sekali. Fatalnya lagi tidak ada barcode PeduliLindungi. Kita ngak tahu nih, pengunjung pembeli yang mau datang kesitu apakah sudah divaksin, apakah berasal dari cluster yang tinggi hitam atau merah," kata mantan Kasat PJR Polda Bali ini.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 534 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 391 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 384 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan