Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 24 Juli 2026
Menparekraf Ajak Investor Berinvestasi di Likupang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong agar para investor segera berinvestasi dalam pembangunan sarana dan prasarana di destinasi super prioritas Likupang, Sulawesi Utara.
Dalam Gala Dinner bersama Forum Investor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Hotel Sintesa Peninsula, Manado, Rabu (16/2/2022), Sandiaga menyampaikan pemerintah akan mendukung pengembangan Destinasi Super Prioritas (DSP) Likupang dengan membangun berbagai infrastruktur.
Pihak swasta diharapkan dapat segera membangun sarana dan prasarana pelengkap sebagai upaya membangkitkan perekonomian lewat sektor pariwisata serta pembukaan peluang usaha yang dibarengi dengan terciptanya lapangan kerja sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Sulawesi Utara.
Investasi-investasi yang ditargetkan hadir di DSP Likupang ini berada pada lingkup usaha di bidang pariwisata mulai dari hotel, restoran, fasilitas olahraga, marina, dan beberapa sarana pendukung pengembangan potensi ekonomi kreatif.
"Pemerintah bergerak cepat sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk menyiapkan destinasi super prioritas," kata Sandiaga. Sandiaga mengatakan, dalam sidang kabinet paripurna, Presiden Joko Widodo memerintahkan agar semua pembangunan infrastruktur, termasuk di Likupang harus rampung sebelum akhir 2023.
"Karena kita akan menyaksikan kebangkitan ekonomi dan juga terbuka peluang usaha dan akhirnya nanti kesempatan kerja dan ekonomi khususnya di Sulawesi Utara akan mendapat dampak positif. Maka dalam forum ini kami mengundang 25 investor besar dari dalam dan luar negeri untuk berinvestasi di KEK Likupang sebagai destinasi super prioritas," katanya.
Dalam acara yang digelar secara hybrid ini, hadir Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesudibjo dan Deputi Bidang Industri dan Investasi, Fadjar Hutomo serta Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Muhammad Neil El Himam.
Hadir pula para investor baik dari dalam dan luar negeri baik langsung maupun daring. Disampaikan saat itu sejumlah presentasi yang menampilkan potensi kerja sama yang bisa dikembangkan serta diskusi terbuka bagi yang hadir secara online maupun offline.
Selain itu, sebagai upaya untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dalam mengelola potensi wisata di kawasan Likupang, pada kesempatan yang sama Sandiaga mengungkapkan pelaksanaan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Lahan Poltekpar Manado dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kepada Poltekpar Bali.
"Poltekpar Manado ini ada lahan yang dihibahkan oleh Pemprov Sulut yang akan dibangun oleh Poltekpar Bali. Kita berharap ini juga akan membangun SDM pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga nanti juga akan mendukung destinasi super prioritas di Likupang," kata Sandiaga.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, menambahkan pihaknya terus mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan Likupang.
"Untuk bekerja sama dengan pemerintah pusat, kita mempersiapkan lahan-lahan yang dibutuhkan agar kita dapat melewati rintangan-rintangan dalam pembangunan infrastruktur ini," kata Olly.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3806 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1473 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1461 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1409 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1310 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun