Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Harti, Spesialis Pembuat Jenang Dodol bagi Warga Muslim Melaya
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Harti (50), warga Banjar Pangkung Tanah Kauh Desa Melaya, Jembrana, yang sehari-hari sebagai ibu rumah tangga dan penjual makanan siap saji yang dititipkan di warung tetangga juga mengolah panganan jenang dodol.
Selain melayani masak saat ada warga menggelar upacara adat atau upacara agama, Harti sering dimintai tolong masak oleh warga Melaya sekitar tempat tinggalnya. Berbagai macam masakan disuguhkan kepada para undangan. Salah satunya adalah jenang gulo.
Harti menuturkan, mengolah pembuatan kue jenang dodol bahan dasar utama yang digunakan adalah buah kelapa, gula merah dan ketan super. Kemudian adonan dicampur dan diolah menggunakan bara api panas dengan bahan kompor alami dan bahan kayu bakar.
"Olahan jenang dodol ini membutuhkan tenaga pria dimana prosesnya cukup lumayan lama setelah bahan-bahan sudah lengkap nanti waktu mengaduk," ujarnya.
Harti menambahkan, jenang dodol ini sudah menjadi tradisi turun temurun di setiap acara hajatan khususnya warga Muslim Desa Melaya, dan proses pengolahan yang cukup lumayan lama dan harus terus diaduk sampai rata dan kalis hingga 5-6 jam.
"Untuk acara hari ini kita membuat kue jenang dodol di dua tempat, adonannnya sebanyak 35 kg secara keseluruhan," katanya.
Terkait honor yang diterimanya dalam pengolahan jenang dodol, ia tidak menarget. Namun umumnya ia dibayar 200 ribu, kadang bisa lebih.
"Namanya bergotong-royong yang sifatnya saling membantu di dalam bermasyarakat," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 441 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 365 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 292 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan