Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Bupati Ikuti Prosesi Upacara Mapepada Tawur Agung Kesanga
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta muspayang sekaligus mengikuti prosesi Mapepada Tawur Agung Kesanga Tahun Caka 1944 di Catus Pata Klungkung, Selasa (1/3). Rangkaian prosesi upacara ini diawali dengan malaksanan persembahyangan bersama yang berlajan hikmat dipuput Ida Pedanda Gede Made Rai dari Griya Pidada, Semarapura Kangin.
Turut hadir Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Klungkung Tjokorda Gde Agung, Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra.
Bupati Suwirta berharap kegiatan tawur agung kesanga khususnya yang digelar di masing-masing desa nantinya bisa dilaksanan dengan baik dan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.
"Semoga rangkaian kegiatan Tawur Agung Kesanga dan Nyepi Tahun Caka 1943 bisa berjalan dengan baik, damai dan lancar di Kabupaten Klungkung," harap Bupati Suwirta.
Sementara Panita Upacara, Dewa Ketut Soma mengatakan bahwa upacara ini digelar rutin setiap setahun sekali. Saat ini pengempon upacara ini dilaksanakan oleh Desa Adat Anjingan, Kecamatan Banjarangkan.
Adapun tujuan dari ucapara Mepepade ini yakni untuk menyucikan semua wewalungan atau binatang korban yang akan digunakan dalam upacara Tawur Agung Kesanga.
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2970 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2054 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2029 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1813 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun