Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Warga Sipil Ukraina Ajak Guyon Pengemudi Kendaraan Perang Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Invasi Rusia ke Ukraina masih berlangsung sampai saat ini. Presiden Rusia, Vladimir Putin tidak sungkan memperlihatkan kekuatan militer negaranya.
Akan tetapi, tayangan video pendek yang beredar di sosial media baru-baru bisa menghadirkan kesan beda. Betapa warga sipil Ukraina tidak kehilangan rasa humor. Memperlakukan tentara sebagai tamu, bukan seteru.
Seperti dikutip dari Carscoops, dalam tayangan itu, tampak sebuah tank Rusia terparkir di pinggir jalan karena kehabisan bahan bakar. Pasukan militer yang tengah bertugas tidak bisa berbuat apa-apa selain menunggu bantuan datang.
Menariknya, warga setempat bukan menjauh, melainkan berdatangan dan merekam kejadian ini.
Seorang warga sipil Ukraina bahkan dengan berani menurunkan jendela mobil dan bertanya, "Jadi kendaraan ini rusak? Bisa rusak?". Yang ditanya menjawab bahwa mereka kehabisan bahan bakar.
"Kalau begitu bolehlah saya antar kembali ke Rusia, ditarik ya?" lelaki Ukraina itu bergurau menawarkan bantuan, dan kedua belah pihak tertawa.
Ada pula warga Ukraina yang bertanya ke manakah pasukan Rusia akan bertolak, dan dijawab tidak tahu. Pihak penanya lalu membantu mereka dengan menjelaskan bahwa arah itu menuju ibu kota Ukraina, Kiev.
Lokasi ibu kota itu juga tidak diketahui oleh tentara Rusia, karena belum tahu ke mana hendak menuju.
Sebagai catatan, video humor warga Ukraina ini bukan satu-satunya. Sebelumnya, beredar video yang menunjukkan seorang petani Ukraina mencuri tank negara seteru, lantas mengikatnya di ekor traktor.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 110 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 61 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 56 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun