Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
DLHK Denpasar Siagakan Personil Saat Malam Pengerupukan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebagai upaya mendukung kelancaran pelaksanaan Tawur Agung Kesanga yang dirangkaikan dengan Nyomia Bhuta Kala dengan media Ogoh-Ogoh, DLHK Kota Denpasar menyiagakan personil tenaga kebersihan dan angkutan. Hal ini guna memastikan seluruh wilayah Kota Denpasar tetap bersih menjelang Hari Suci Nyepi pasca Malam Pengerupukan.
Kadis DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa saat dikonfirmasi Selasa (1/3) mengatakan, pelaksanaan Nyomya Bhuta Kala dengan media ogoh-ogoh di Kota Denpasar diijinkan untuk dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Karenanya, DLHK Kota Denpasar menyiagakan tenaga kebersihan dan angkutan yang berjumlah 400 orang guna memastikan kebersihan pasca malam pengerupukan.
"Jadi, meski dilaksanakan di wilayah banjar masing-masing, kami tetap menyiagakan personil untuk menjaga kebersihan, tentunya dengan dukungan seluruh masyarakat," ujarnya.
Gustra juga turut mengimbau kepada seluruh peserta Nyomya Bhuta Kala dengan media ogoh-ogoh agar tidak meninggalkan sampah ogoh-ogoh di pinggir jalan. Hal tersebut sebagai upaya mendukung kekhusyukan pelaksanaan Catur Brata Penyepian.
"Kami mengimbau kepada sekeha teruna agar tidak meninggalkan sampah ogoh-ogoh di pinggir jalan, jika memungkinkan agar selesai kegiatan langsung di pralina, sehingga saat pelaksanaan Catur Brata Penyepian kawasan Kota Denpasar bebas sampah," ujarnya.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 107 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 59 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 54 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun