Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Vaksinasi Booster di Jembrana Belum Capai Target 30 Persen
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Capaian vaksinasi dosis ke-3 atau Booster di Kabupaten Jembrana hingga kini belum mencapai target yang ditentukan yaitu 30 persen hingga 10 Maret 2022.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Jembrana dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwatha, Jumat (11/03/2022).
Target vaksinasi terkendala minimnya kehadiran masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi booster, sejak dilakukan percepatan vaksinasi dosis ketiga atau booster setiap harinya mencapai ribuan orang yang datang.
“Hingga saat ini tercatat capaian vaksin dosis ketiga sudah capai 21,24 persen. Sehingga yang belum vaksin dosis tiga sebanyak 181.659 orang. Untuk itu Percepatan vaksin dosis ketiga ini masih kami genjot agar melampaui target," terangnya.
Untuk memaksimalkan capaian vaksinasi, pihaknya bersama instansi terkait sepeti TNI dan Polri, terus mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi. Tidak hanya di fasilitas kesehatan, tetapi juga dijadwalkan di balai banjar dan desa.
Percepatan vaksinasi ini, bukan hanya untuk mengejar target dari pusat. Tetapi untuk menciptakan kekebalan kelompok masyarakat, sehingga pandemi bisa ditangani dan perekonomian segera pulih.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3900 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3004 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2064 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2033 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1818 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun