Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Fakta Dari Hubungan Bedong dan Kaki Bayi yang Bengkok
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bedong pada bayi lahir sudah menjadi tradisi di Indonesia, umumnya ditujukan untuk mencegah bayi memiliki kaki bengkok.
Tapi, mitos atau fakta bedong bisa meluruskan kaki bayi?
Dibenarkan Dokter Spesialis Anak dr. Lucky Yogasatria, Sp.A, bahwa bayi normal umumnya lahir dengan kaki sedikit bengkok.
Ini karena selama 9 bulan di dalam rahim, posisi bayi dalam keadaan meringkuk, sehingga kaki bayi cenderung bengkok.
Namun dr. Lucky memastikan bengkok kaki bayi tidak bersifat permanen, dan akan lurus dengan sendirinya dalam waktu 3 tahun.
"Seiring dengan pertumbuhan lutut akan semakin membesar, nanti dia akan lurus sendiri. Nah, bengkok itu akan menghilang di usia sekitar 3 tahun," ujar dr. Lucky dalam melalui konten edukasi di Instagramnya @dr.lucky.sp.a, dikutip suara.com, Sabtu (12/3/2022).
Lantaran bisa lurus dengan sendirinya tanpa dibedong, maka dr. Lucky menegaskan anggapan bedong bisa meluruskan bayi kaki bengkok adalah mitos belaka.
Fakta ini sudah dibuktikan oleh penelitian dengan jumlah subjek yang besar atau banyak, sehingga bisa teruji secara ilmiah.
Meski begitu, dr. Lucky tidak melarang tradisi bedong bayi, karena bermanfaat memberikan kehangatan dan kenyamanan pada bayi.
Tapi dokter yang kerap mengisi telekonsultasi di Klinik Kecil ini, memperingatkan orangtua untuk tidak membedong bayi dan dengan paksa meluruskan kaki dan tangan bayi lalu diikat dengan kencang menggunakan kain tebal.
Tindakan ini selain membuat bayi tidak nyaman, juga bisa menyebabkan sendi panggul bayi bermasalah.
"Risikonya kalau dibedong begitu, namanya displasia panggul. Sendi panggulnya bermasalah karena dipaksa lurus, padahal belum waktunya lurus," tutup dr. Lucky.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3899 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2996 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2058 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2032 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1817 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun