Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Baba Vanga Sudah Ramalkan Serangan Putin ke Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Cenayang terkenal, Baba Vanga ternyata sudah meramalkan serangan yang dilakukan Presiden Rusia, Vladimir Putin ke Ukraina. Baba Vanga, seorang peramal buta asal Bulgaria dikabarkan memiliki kemampuan meramal yang kebenarannya 85 persen.
Ia pun dianggap telah berhasil meramalkan serangan 11 September dan juga serangan kimia Suriah. Ternyata, Baba Vanga telah meramalkan bahwa Rusia akan melakukan penyerangan ke Ukraina.
Ramalan itu diungkapkan Baba Vanga pada 1979. Berdasarkan ramalannya itu, Baba Vanga menegaskan Rusia bakal menjadi penguasa dunia.
Tetapi hal itu akan terjadi setelah Eropa menjadi gurun terlebih dahulu.
“Semua akan mencari, seolah-olah es, hanya satu yang tetap tak tersentuh, kemuliaan. Terlalu banyak yang dibawa korban. Tidak ada yang bisa menghentikan Rusia,” tuturnya.
“Semua akan dihapus olehnya dari jalan dan tak hanya akan disimpan tetapi juga menjadi penguasa dunia,” tambah Baba Vanga.
Baba Vanga sendiri tak bisa melihat apa yang terjadi saat ini, karena ia telah meninggal pada 1996 di usia 85 tahun. Salah satu ramalannya pada 2022 yang mungkin telah terjadi adalah realitas virtual yang mulai mengambilalih kehidupan.
Hal itu dibuktikan dengan banyaknya orang yang menghabiskan banyak waktu di depan layar dibandingkan sebelumnya pada saat ini. Ia juga telah meramalkan bakal adanya pandemi lain setelah Covid-19.
Apalagi telah ditemukan virus beku yang ditemukan di Siberia, akan dilepaskan karena perubahan iklim.(sumber: kompas.tv)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3832 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1778 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang