Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
14 Ribu Pengaduan Ditangani PAM Tirta Sanjiwani Setahun
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Perumda Air Minum (PAM) Tirta Sanjiwani Gianyar melayani kurang lebih 14.000 pengaduan dalam setahun.
Pengaduan yang masuk langsung ditindaklanjuti dari pagi hingga pukul 22.00 WITA. Dirut PAM Tirta Sanjiwani, Made Sastra Kencana, menyatakan berdasarkan data, total pengaduan selama setahun terakhir yang masuk sekitar 14 ribu lebih.
“Semuanya kami tanggapi. Yang 14 ribu per tahun berarti kami sangat terbuka terhadap keluhan dan terbuka sampaikan masalah,” jelasnya.
Pengaduan yang masuk beragam. Mulai gangguan hingga menanggapi keluhan masyarakat. “Baik tidak tersedia air maupun jaringan bocor langsung kami tanggapi,” ujarnya.
Sehingga apapun yang terjadi di internal diketahui masyarakat pelanggan. Mengenai laporan yang masuk dibatasi sampai pukul 22.00 WITA dikerjakan bagi kerusakan dengan urgensi tinggi.
“Kami kerja sampai pukul sepuluh malam, jika pengerjaan urgensi tinggi kami kerjakan. Khususnya pipa untuk distribusi utama,” ujarnya.
Jika ada kendala cuaca seperti hujan, biasanya laporan yang masuk malam hari, ditindaklanjuti esok hari. “Kami sangat terbuka dalam informasi,” jelasnya.
Dengan pelayanan terhadap pengaduan itu, PAM Tirta Sanjiwani memperoleh penghargaan dari Komisi Informasi. “Penghargaan itu telah dilakukan melalui penjurian,” tutupnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8163 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5679 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3550 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2401 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan