Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 24 Mei 2026
Anak Harus Dipandu Agar Gunakan Internet Secara Positif
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi mengatakan internet bagai pedang bermata dua yang bisa berdampak positif dan negatif, sehingga anak harus dipandu agar bisa mendapat manfaat positif.
"Saya ingin mengajak kita semua untuk memastikan bahwa maupun perangkat digital bisa digunakan untuk tujuan yang positif itu dan menjauhkan anak-anak kita dari penggunaan yang negatif," kata Dedy dalam webinar, Kamis (14/4/2022).
Masyarakat bertanggungjawab memastikan penggunaan internet bisa digunakan secara positif dan kreatif oleh seluruh pengguna internet di Indonesia, jika tidak maka penggunaan internet itu akan lebih banyak mengarah pada konten-konten negatif.
Dedy mengatakan, program pengembangan literasi digital, talenta digital dan kepemimpinan digital penting untuk dijalankan oleh pemerintah, swasta maupun masyarakat umum. Pemanfaatan internet secara positif akan berujung kepada hasil yang produktif dan kreatif dan pada akhirnya memberikan efek positif untuk perekonomian Indonesia.
"Efek dari intensifikasi kebijakan kita dalam bidang talenta digital akan menghasilkan efek ekonomi yang luar biasa," katanya.
Berdasarkan data, kontribusi kecakapan digital di Indonesia pada 2019 mencapai Rp 900 triliun terhadap PDB Indonesia. Ia mengatakan, ada dua skenario besar pada tahun 2030. Skenario pertama adalah jika pemerintah dan pemangku kepentingan tidak melakukan intensifikasi kebijakan untuk talenta digital, skenario kedua adalah jika ada intensifikasi terkait kecakapan digital.
"Ketika tidak ada intensifikasi kebijakan lintas sektoral, pemerintah, swasta dan masyarakat, maka kontribusi kecakapan digital terhadap PDB kita hanya sekitar Rp1.900 triliun atau 7 persen dari PDB Indonesia tahun 2030," katanya.
Sebaliknya, jika semua pihak bekerjasama melakukan berbagai inisiatif positif, bisa jadi yang terwujud adalah skenario kedua di mana pada 2030 kontribusi kecakapan digital terhadap PDB kita mencapai 17 persen atau sekitar Rp4.400 triliun.
Ia mengatakan, data ini menegaskan bahwa kolaborasi adalah keharusan, antara pemerintah, industri dan masyarakat untuk melakukan intensifikasi dalam hal kecakapan digital demi memastikan setiap anak Indonesia bisa menggunakan gawai dan internet untuk tujuan positif, produktif dan kreatif. [Antara]
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2026 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1866 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1382 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1260 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah