Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Cina Mengutuk Kapal Perang AS Berlayar Lewati Selat Taiwan

Rabu, 27 April 2022, 16:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/Cina Mengutuk Kapal Perang AS Berlayar Lewati Selat Taiwan

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Militer Cina pada Rabu (27/04) mengutuk Amerika Serikat setelah sebuah kapal perangnya berlayar melalui Selat Taiwan, dengan mengatakan misi semacam itu "dengan sengaja" merusak perdamaian dan stabilitas.

Angkatan Laut Amerika Serikat mengatakan kapal perusak berpeluru kendali USS Sampson melakukan "transit rutin Selat Taiwan" pada hari Selasa (26/04), sesuai dengan hukum internasional. AS yang melakukan pelayaran serupa setiap sebulan sekali membuat Cina marah dan memandang pelayaran tersebut sebagai tanda dukungan untuk Taiwan, pulau yang dipandang Beijing sebagai wilayah Cina.

Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat mengatakan pasukannya memantau dan memperingatkan kapal itu.

"Amerika Serikat sering melakukan tindakan provokatif seperti itu, mengirimkan sinyal yang salah kepada pasukan 'kemerdekaan Taiwan', dan dengan sengaja merusak perdamaian dan stabilitas Selat Taiwan. Kami dengan tegas menentangnya," katanya dalam sebuah pernyataan.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan kapal AS berlayar ke utara melalui selat dan situasi di jalur air itu "seperti biasa". Juru bicara Armada ke-7 AS Nicholas Lingo mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa militer AS terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun yang diizinkan oleh hukum internasional.

"Transit kapal melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen Amerika Serikat terhadap Indo Pasifik yang bebas dan terbuka,” kata Lingo.

Amerika Serikat, seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan, tetapi merupakan pendukung internasional dan pemasok senjata terpentingnya, menjadikan setiap aktivitas di area sensitif sumber ketegangan yang konstan antara Beijing dan Washington.(sumber: suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami