Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
Bos Twitter Bisa Dapat Pesangon Rp605 Miliar Bila Dipecat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
CEO Twitter saat ini, Parag Agrawal, bisa mendapatkan pesangon 42 juta dolar AS atau sekitar Rp 605 miliar jika Elon Musk memecatnya dari pimpinan Twitter.
Mengutip Times of India, Rabu (27/4/2022), Agrawal akan menerima sekitar Rp 605 miliar jika diberhentikan dalam waktu 12 bulan setelah diangkat jadi CEO Twitter.
Agrawal sendiri menggantikan Jack Dorsey pada November 2021. Tapi setelah Elon Musk membeli Twitter seharga 44 miliar dolar AS (Rp 633 triliun), masa depannya di perusahaan tampaknya tidak pasti.
Ia mengatakan kalau saat ini memang tidak ada rencana PHK ke karyawan Twitter.
Tapi Agrawal mengaku kalau dirinya tidak bisa memastikannya karena saat ini adalah periode ketidakpastian.
Agrawal juga tidak mengetahui ke mana platform akan bergerak selanjutnya.
Twitter akan menjadi perusahaan tertutup setelah transaksi selesai.
Artinya saham tidak lagi diperdagangkan secara publik dan Twitter akan dihapus dari bursa saham. Dewan perusahaan Twitter juga bakal dibubarkan.
Salah satu alasan Musk membeli Twitter adalah dorongannya untuk menerapkan kebebasan berbicara di platform.
Musk juga mengindikasikan bahwa dirinya ingin melonggarkan kebijakan moderasi konten Twitter, mengatasi penipuan cryptocurrency dan BOT, menambahkan tombol edit, dan algoritma open-source.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4263 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1987 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1825 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1521 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1293 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan