Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Instagram Uji Fitur Pin Konten Favorit ala TikTok dan Twitter
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Instagram tengah menguji fitur yang memungkinkan pengguna menyematkan (pin) konten favorit mereka di profil, mirip seperti yang ada di TikTok ataupun Twitter.
Fitur baru ini diuji hanya untuk sebagian pengguna. Bagi yang kebagian, mereka akan melihat opsi Pin to your profile di menu tiga titik pada unggahan Instagram.
"Kami sedang menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna menampilkan postingan di profil mereka," kata juru bicara Meta, dikutip dari Techcrunch, Rabu (27/4/2022).
Fitur pin ini berguna bagi mereka yang ingin menandai suatu konten favorit, tapi sudah tenggelam karena tanggal unggahnya terlalu lama. Begitu pula bagi mereka para kreator konten yang biasanya sering mengunggah postingan Instagram.
Sebenarnya Instagram sudah mengembangkan fitur ini beberapa bulan terakhir. Terbukti fitur ini sudah ditemukan oleh pengamat media sosial Alessandro Paluzzi sejak Januari lalu.
Fitur sematkan ini juga sebenarnya sudah ada, tapi dalam bentuk Stories. Jadi pengguna bisa menandai suatu konten Feed yang sekiranya favorit, tapi lewat unggahan Stories.
Dengan hadirnya fitur Pin, proses menandai konten bakal jauh lebih mudah karena ditampilkan di bagian atas profil, mirip seperti yang ada di Twitter dan TikTok.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3662 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1336 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1223 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1069 Kali
Mobil Keluar Parkir Tabrak Motor di Seririt, Penumpang Tewas
Dibaca: 784 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun