Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 28 Agustus 2026
Instagram Uji Fitur Pin Konten Favorit ala TikTok dan Twitter
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Instagram tengah menguji fitur yang memungkinkan pengguna menyematkan (pin) konten favorit mereka di profil, mirip seperti yang ada di TikTok ataupun Twitter.
Fitur baru ini diuji hanya untuk sebagian pengguna. Bagi yang kebagian, mereka akan melihat opsi Pin to your profile di menu tiga titik pada unggahan Instagram.
"Kami sedang menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna menampilkan postingan di profil mereka," kata juru bicara Meta, dikutip dari Techcrunch, Rabu (27/4/2022).
Fitur pin ini berguna bagi mereka yang ingin menandai suatu konten favorit, tapi sudah tenggelam karena tanggal unggahnya terlalu lama. Begitu pula bagi mereka para kreator konten yang biasanya sering mengunggah postingan Instagram.
Sebenarnya Instagram sudah mengembangkan fitur ini beberapa bulan terakhir. Terbukti fitur ini sudah ditemukan oleh pengamat media sosial Alessandro Paluzzi sejak Januari lalu.
Fitur sematkan ini juga sebenarnya sudah ada, tapi dalam bentuk Stories. Jadi pengguna bisa menandai suatu konten Feed yang sekiranya favorit, tapi lewat unggahan Stories.
Dengan hadirnya fitur Pin, proses menandai konten bakal jauh lebih mudah karena ditampilkan di bagian atas profil, mirip seperti yang ada di Twitter dan TikTok.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4723 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2533 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2173 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1790 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1215 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun