Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 24 September 2026
Viral Driver Ojol Dituding Lakukan Body Shaming ke Customer
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang warganet Twitter mengungkapkan kekesalannya akibat unggahan Instagram Story driver ojek online. Ia menilai si driver sudah melakukan body shaming terhadap salah satu pelanggannya.
"Apes banget hidup gue bawa penumpang kaya gini," keluh si driver sambil memotret pelanggannya dari belakang.
Usut punya usut, pelanggannya ternyata seseorang yang bertubuh besar. Tampaknya driver itu sudah mengantarkan pelanggannya sampai ke tempat tujuan, sebelum ia mengunggah konten yang dinilai body shaming tersebut.
Seorang warganet Twitter lantas mengungkapkan rasa kesalnya terhadap postingan tersebut. Meski pelanggan di foto tersebut bukanlah dirinya, ia mengaku tetap merasa sakit hati dengan unggahan sang driver.
"Tok tok mau tanya nih, ada persyaratan berat badan nggak sih buat naik @gojekindonesia? Kang ojolnya sampe update. Saya yang bukan mbaknya aja sakit hati loh liat ini," kata pemilik akun Twitter tersebut.
Ia lantas menunjukkan bukti bahwa sang driver memang mengeluhkan perihal berat badan customernya. Driver itu rupanya sempat mengunggah tangkapan layar diskusinya bersama rekan sejawat di grup.
"Anak gojek banyak yang mengeluh kalo bawanya badan gede ga dapet tip, tip palingan goceng atau ceban," sambung si driver ojek online.
Unggahan di Twitter ini lantas kembali diviralkan oleh akun Instagram @underc0ver.id. Beragam komentar langsung disampaikan warganet menanggapi isu dugaan body shaming tersebut.
Ada yang mendukung si driver lantaran sepeda motor berpotensi untuk rusak apabila membawa beban lebih dari batas yang ditentukan. Sementara tak sedikit pula yang menyalahkannya karena dianggap tidak sopan kepada pelanggan yang telah menggunakan jasanya.
"Maaf nih kak, bukanya gimna.. kasian juga motornya kak.. klo bisa naik Gocar lebih enak kak," komentar warganet.
"Harusnya naik gocar sih kalo tau diri mah. Bukan body shaming ya, kakak saya juga bodynya besar tapi gak pernah mau pesen gojek kalo saya yang pesenin karna dia bilangnya kasian abang-abangnya. Fine-fine aja," imbuh warganet.
"Kalau memang ga bisa atau ga mau sebenarnya ngomong baik-baik aja sih.. ga usah ngeluh di sosmed :)" ujar warganet lain.
"Gw doain yang body bigsize jadi orang sukses semua.. biar bisa beli mobil... biar gak di shamming mulu apalagi dikata pembawa ke apesan..." tutur warganet.
"Dua duanya salah, satu ga nyadar berat, satu buat malu orang dengan posting," kata warganet yang lebih menekankan kesalahan dari kedua belah pihak.
"Kalo ngomongin safety, ya harusnya penumpang ini pilih alat transportasi lain yang lebih aman bagi semua pihak. Beban maksimal satu sepeda motor adalah 110 sampai 130 kg. Kalo ngomongin etika, ya ojolnya juga salah update status mocking mbak ini," timpal warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8342 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5763 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3609 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2439 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar