Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Balita 14 Bulan Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

Senin, 9 Mei 2022, 20:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Balita 14 Bulan Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Habib Abdurrahman (14 bulan) anak dari pasangan Zainal (42 tahun) dengan Baiq Sugandi dari Desa Landah Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah, ditemukan tewas mengapung di sebuah sungai dekat rumah korban.  

Awal diketahui balita ini tewas, saat ayah korban yang sedang di dapur, menanyakan keberadaan anaknya kepada istrinya yang sedang ada di ruang tamu. 

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono melalui Kapolsek Praya Timur, IPTU Sayum menceritakan kronologis kejadian. 

Sabtu (7/5) sekitar pukul 12.30 WITA, korban diketahui bersama Ibunya di ruang tamu. Sedangkan sang ayah berada di dapur. 

Beberapa saat kemudian ayah korban keluar dari dapur dan menanyakan keberadaan korban kepada Ibunya, kemudian Ibunya menjawab bahwa korban bersama ayahnya.

Mendengar jawaban tersebut ayah korban melakukan pencarian di sekitar perkampungan namun tidak ditemukan. 

"Kemudian saksi atas nama Aya alias Inaq Azira (21 tahun) yang akan lewat melalui jembatan kayu di TKP samping rumah korban, melihat korban dalam keadaan terapung di genangan air sungai yang dalamnya kurang dari satu meter," jelas Kapolsek, Senin (9/4). 

Melihat korban, saksi memanggil orang tua korban kemudian dilakukan evakuasi serta pertolongan pertama dengan cara meniup dan menyedot mulut korban untuk membantu pernapasannya. Sambil dibawa ke Puskesmas Mujur untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Petugas Puskesmas  melakukan pertolongan dengan memasang oksigen dan pengecekan korban," ungkap IPTU Sayum.

Namun, nyawa korban tidak dapat tertolong dan korban dinyatakan meninggal. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka menggunakan ambulance.

Pihak kepolisian Sektor Praya Timur bersama Tim Identifikasi Polres Lombok Tengah yang mendapat informasi tersebut langsung turun melakukan olah TKP untuk menindak lanjuti kejadian tersebut serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

Namun dari pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami