Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
Jack Dorsey Enggan Jadi Bos Twitter Lagi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Jack Dorsey menepis isu bahwa ia akan kembali lagi jadi CEO Twitter usai perusahaan dibeli Elon Musk.
"Nah saya tidak akan pernah menjadi CEO lagi," kata Dorsey saat menanggapi isu itu lewat akun Twitter, dikutip dari The Verge, Kamis (12/5/2022).
Dorsey bisa dibilang memiliki rekam jejak kontroversi selama memimpin Twitter.
Tahun 2008, Dewan Twitter memecat Dorsey dari posisi CEO setelah dia bekerja selama dua tahun.
Lalu Dorsey kembali jadi CEO Twitter pada 2015 setelah perusahaan dua kali ganti kepemimpinan.
Kemudian pada 2020, sekelompok investor di Dewan Twitter mencoba menggantikan Dorsey lantaran kurangnya inovasi selama menjadi CEO.
Barulah pada November 2021, Dorsey mengundurkan diri dari posisi tersebut.
Setelah Dorsey pergi, Parag Agrawal menggantikannya sebagai CEO Twitter.
Namun, kepemimpinan dia dinilai tak bertahan lama setelah Elon Musk membeli Twitter dan menjadikannya sebagai perusahaan swasta.
Ada informasi kalau Musk bakal jadi CEO Twitter sementara setelah akuisisi rampung.
Tapi dia sudah menjalankan SpaceX dan Tesla, kemungkinan bakal ada orang lain yang akan menjalankan Twitter.
Jadi masuk akal jika banyak orang mengira kalau Dorsey bakal kembali menjabat CEO Twitter, meskipun pada akhirnya dibantah.
Dorsey juga tampaknya setuju dengan langkah yang dilakukan Musk dalam membeli Twitter.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1734 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1654 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1245 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1100 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah