Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kasus Hoaks Penculikan di Tabanan, Polisi Dalami Laporan Palsu
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra menyatakan, pihaknya menghentikan penyelidikan terhadap kasus hoax penculikan yang terjadi di Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri yang sempat viral di media sosial.
Kini, pihak kepolisian tengah fokus pada kasus laporan palsu yang dibuat oleh korban DAT, 18 tahun dan mertua prianya.
“Kami lakukan pemeriksaan pada kejiwaan korban dan mertuanya dengan melibatkan psikiater,” kata AKBP Ranefli Rabu, (18/5).
Untuk menyimpulkan perkara itu dan penetapan tersangka, pihak kepolisian masih menuggu hasil tes kejiwaan tersebut.
“Pakar psikologi yang menyarankan agar dilakukan pemeriksaan psikisnya,” ujarnya.
Dalam proses penggalian informasi pada korban DAT dan mertuanya, pihak kepolisian sempat mengalami kesulitan. AKBP Ranefli mengatakan, jika kedunya sering memberikan keterangan yang berubah-ubah.
“Jadi prosesnya pelan dan teliti. Agak berbeda pada orang kebanyakan. Jika ada penetapan tersangka, bisa keduanya,” ujarnya.
Cerita kasus penculikan ini berawal pada Sabtu, (30/4) sekitar Pukul 18.00 WITA ketika korban sedang mencari pepaya di Banjar Mengening untuk dijadikan sayur.
Pelaku gede Amo dan dua orang temannya membekap korban lalu di bawa ke tengah mobil dan diikat. Mulut korban diikat dengan kain putih, tangan diikat tali plastik, kaki diikat dengan tali sapi.
Korban kemudian dibawa ke daerah sekitar Taman Ayun, Mengwi. Korban dipaksa melakukan hubungan badan oleh para tersangka. Namun, korban menolak, korban sempat dipukul menggunakan botol bir dan dicekik.
Korban tetap menolak dan memberikan perlawanan, karena merasa lelah memaksa, korban kemudian pada Minggu, (1/5) sekitar Pukul 03.00 WITA diturunkan dalam keadaan kaki dan tangan terikat serta mulut ditutup kain putih di Beji Puseh, Desa Nyitdah.
Selama satu hari tidak ada yg menemukan korban, kemudian pada esoknya (2/5) sekitar Pukul 13.00 WITA warga, atas nama I Ketut Kantor dan I Wayan Lampyong dari Banjar Sengguan, Desa Nyitdah menemukan korban. Selanjutnya menghubungi keluarga korban dan melapor ke Polsek Kediri.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan