Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
93 Kasus, Virus Cikungunya Serang Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Virus cikungunya sejak beberapa bulan terakhir mulai banyak ditemukan di Tabanan.
Data dari Dinas Kesehatan Tabanan sejak awal tahun ini sudah ada 93 kasus tersebut. Paling banyak ditemukan di Desa Pandak Gede hingga 28 kasus pada Januari 2022.
“Sedang terjadi perubahan musim. Cikungunya juga bersamaan dengan kasus demam berdarah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr I Nyoman Susila Minggu, (29/5).
Selain itu, Pada Januari 2022 kasus cikungunya juga ditemukan di Meliling, Kerambitan sebanyak 22 kasus, Kerambitan tiga kasus. Pada Februari 2022 nihil kasus ini pada catatan Dinas Kesehatan Tabanan.
“Pada Maret ditemukan satu kasus di Abiantuwung, Kediri,” ujarnya.
Susila menyebutkan, pada Mei kasus cikungunya kembali meningkat menjadi 40 kasus, ditemukan satu kasus di Kerambitan, 17 kasus di Abiantuwung Kaja dan 22 kasus di Abiantuwung Kelod.
“Ini hampir terjadi setiap tahunnya,” ujarnya.
Susila berpesan agar masyarakat tetap memnerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan. Pihaknya saat ini melakukan pencegahan dan atisipasi penyebaran virus cikungunya dan demam berdarah dengan menggiatkan fogging atau pengasapan.
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan juga memberikan atensi terhadap meningkatnya kasus cikungunya.
Mereka melakukan penyuluhan tentang meningkatnya kasus cikungunya di Desa Delod Peken pada Minggu, (29/5) bersama PMI Provinsi Bali.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli