Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Area Pencarian Anak Ridwan Kamil Eril Mulai Mengerucut
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bern mengabarkan kepolisian maritim Bern telah mengerucutkan area pencarian Emmeril Khan Mumtadz (Eril) memasuki hari keempat, Senin (29/5), namun masih belum membuahkan hasil. Pencarian anak Ridwan Kamil itu berlanjut lagi pada Minggu (29/5) pagi waktu setempat dan dipimpin langsung Kepala Polisi Maritim Bern.
"Pencarian di sesi pagi hari dilakukan dengan metode boat search dengan menggunakan teropong untuk memantau situasi bawah air. Area pencarian telah mengerucut pada lokasi yang dinilai paling potensial di wilayah Marzili," demikian menurut pernyataan KBRI Bern, seperti dikutip dari situs Kemlu RI pada Minggu (29/5).
Di sore harinya, fokus area pencarian adalah antara pintu air Schwellenmaetelli dan Engehalde dengan menggunakan perahu.
"Hingga pukul 7 malam waktu setempat, pencarian belum membuahkan hasil yang diharapkan," lanjut pernyataan itu.
Sebelumnya, Eril sapaan akrab Emmerik hilang saat berenang di sungai Aere, Kamis (26/5) siang waktu setempat. Eril disebut terseret arus sungai yang cukup deras.
Ketika itu eril sedang berada di Swiss untuk mencari sekolah dan beasiswa.
Pihak KBRI Bern mengatakan saat ini pencarian Eril menjadi prioritas polisi di Swiss. Aparat yang terdiri dari polisi sungai, polisi medis, dan pemadam kebakaran melakukan pencarian dengan berbagai metode, termasuk drone, kapal, dan penyelaman.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1477 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1112 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 958 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 852 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik