Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
Kanselir Austria Sebut Embargo Minyak Rusia Menyakitkan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Keputusan embargo minyak Rusia akan menimbulkan kesulitan baik bagi negara-negara Uni Eropa maupun Moskow. Hal tersebut diungkapkan Kanselir Austria Karl Nehammer pada pertemuan Dewan Eropa di Brussels, Selasa (31/5/2022).
"Keputusan untuk memberlakukan embargo minyak adalah tindakan yang tentu akan menyakitkan bagi negara-negara anggota. Tetapi Anda harus realistis, rasa sakit yang kami derita tidak seberapa dibandingkan dengan apa yang harus ditanggung oleh rakyat Ukraina," katanya, dikutip CNN International.
Adapun, para pemimpin negara-negara anggota UE pada hari Senin sepakat untuk melarang sebagian besar impor minyak Rusia sebagai bagian dari paket sanksi keenam terhadap Moskow. Adapun, embargo gas tidak akan dimasukkan dalam paket sanksi baru ini.
"Sifat gas sangat berbeda dari minyak dalam hal keamanan pasokan," katanya. "Jauh lebih mudah untuk mengompensasi minyak dengan tidak menggunakan minyak Rusia."
Perjanjian tersebut akan melarang 90 persen impor minyak Rusia pada akhir tahun ini. Minyak Rusia yang dikirim oleh kapal tanker akan dilarang, sementara pengecualian akan dibuat untuk segmen selatan pipa Druzhba, yang menyumbang 10 persen dari impor minyak Rusia.
Segmen pipa utara melayani Polandia dan Jerman, yang telah menyetujui embargo. Bagian selatan terhubung ke Hungaria, Slovakia, dan Republik Ceko.(sumber: cnbcindonesia)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1513 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1267 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 727 Kali
Desa Batuan Gianyar Raih Juara I Learning Village Dunia
Dibaca: 652 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 639 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung