Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
PLN Imbau Pemasangan Penjor Perhatikan Jaringan Listrik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat di Bali agar pemasangan penjor saat perayaan Hari Galungan dan Kuningan memperhatikan jarak aman dengan jaringan listrik di sekitarnya.
“Kami mengimbau masyarakat supaya memperhatikan jarak aman saat memasang atribut-atribut penjor setidaknya 2,5 meter dari jaringan listrik PLN,” kata General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali I Wayan Udayana saat berkunjung ke Kantor Majelis Desa Adat (MDA) di Kamis (3/6/2022).
Hal ini karena ada kekhawatiran bambu yang jadi bahan utama penjor terpasang dalam keadaan basah. Keadaan ini bisa menjadi fatal apabila itu bersentuhan dengan jaringan listrik 20 KV milik PLN.
“Itu yang harus kita hindari,” kata Udayana sebagaimana dikutip dari siaran tertulisnya yang diterima di Denpasar.
Ia pun berharap masyarakat memperhatikan jarak aman 2,5 meter itu saat memasang penjor dan atribut lainnya saat perayaan Hari Raya Galungan pada 8 Juni dan Kuningan 18 Juni.
“Ketika menyambut hari raya nanti, kami berharap masyarakat dapat melaksanakan kegiatan dengan khidmat dan lancar tanpa gangguan apapun, termasuk gangguan listrik. Oleh karenanya, peran aktif masyarakat dalam pemasangan penjor yang aman ini turut menentukan keandalan pasokan listrik,” kata Udayana.
Ia pun mengapresiasi Majelis Desa Adat yang mendukung imbauan PLN tentang pembuatan Penjor.
“Untuk meningkatkan kepedulian masyarakat mengenai bahaya sengatan listrik ini, (kami) tentu membutuhkan peran banyak pihak termasuk MDA yang selama ini mendukung kami menyebarkan informasi,” katanya.
Ketua MDA Bali Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet menyampaikan imbauan PLN itu untuk keselamatan warga Bali.
“Sinergi dan kerja sama yang terjalin selama ini antara PLN dan MDA tentunya untuk kepentingan krama Bali, dan ini akan terus kami dukung,” katanya.
Udayana juga meminta masyarakat turut berperan aktif dengan melaporkan kepada petugas melalui aplikasi PLN Mobile atau contact center 123 apabila menemukan dan mengetahui adanya peristiwa berbahaya contohnya ledakan di jaringan listrik PLN.
Laporan dari masyarakat itu, lanjutnya, dapat membantu petugas menangani pemadaman atau gangguan listrik lainnya dengan cepat. (sumber:Antara)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3832 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1778 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang