Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 6 Oktober 2026
Bank Dunia Peringatkan Ancaman Resesi Ekonomi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Bank Dunia menyebut resesi ekonomi global sudah di depan mata. Bahkan, Bank Dunia pesimis negara-negara di dunia bisa menghindari ancaman kemunduran roda ekonomi tersebut. Presiden Bank Dunia David Malpass mengatakan resesi ekonomi kali ini disebabkan oleh inflasi yang melonjak tajam di berbagai negara atau disebut juga dengan istilah stagflasi.
"Perang di Ukraina, lockdown di China, gangguan rantai pasokan, dan risiko stagflasi memukul pertumbuhan. Bagi banyak negara, resesi akan sulit dihindari," ungkap Malpass dalam laporan terbaru yang dikutip, Rabu (8/6).
Dalam laporan Global Economic Prospect June 2022 (GEP), Bank Dunia menyebutkan tekanan inflasi yang begitu tinggi di banyak negara tak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi.
Bank Dunia melihat penurunan pertumbuhan ekonomi terjadi secara meluas yang tercermin dari pemangkasan yang dilakukan baik di kelompok negara maju maupun berkembang.
Proyeksi pertumbuhan ekonomi pada tahun ini untuk Zona Eropa sebagai episentrum konflik geopolitik mengalami revisi ke bawah dari 4,2 persen menjadi 2,5 persen.
Perkiraannya, pertumbuhan Rusia diprediksi mengalami kontraksi 8,9 persen dan Ukraina kontraksi 45,1 persen.
Pertumbuhan ekonomi dua negara besar, yakni Amerika Serikat (AS) juga dipangkas menjadi 2,5 persen serta China menjadi 4,3 persen pada tahun ini.
Kemudian, negara berkembang juga mengalami penurunan proyeksi ekonomi. Di antaranya, Brasil menjadi 1,5 persen, Rusia menjadi minus 8,9 persen, dan India menjadi 7,5 persen.
Sementara, Indonesia terbilang cukup aman dari ancaman resesi ekonomi ini. Sebab, proyeksi pertumbuhan ekonominya tidak diubah oleh Bank Dunia yang pada tahun ini tetap di level 5,1 persen.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1402 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1211 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 634 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 551 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 520 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung