Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 6 Oktober 2026
China Kerahkan Pasukan Bersenjata Demi Pertahankan Taiwan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Pertahanan China Wei Fenghe serukan perjuangan untuk menghentikan deklarasi kemerdekaan Taiwan. Dalam pidatonya, Wei mengancam pihak mana pun yang ingin memecah-belah China.
"Kami akan berjuang dengan segala cara dan kami akan berjuang sampai akhir. Ini adalah satu-satunya pilihan bagi China," kata Wei dalam pidatonya di pertemuan puncak keamanan Shangri-La Dialogue di Singapura, Minggu (12/6) seperti dikutip dari AFP.
"Mereka yang mengejar kemerdekaan Taiwan dalam upaya untuk memecah China pasti tidak akan berakhir dengan baik," lanjutnya.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menyebut China melakukan kegiatan militer yang "provokatif, tidak stabil" di dekat pulau itu.
Di samping itu, ia juga berkata China melakukan pendekatan yang semakin "koersif dan agresif" terhadap klaim wilayah maritimnya yang luas di Asia Pasifik.
Seperti dilansir dari Al Jazeera, dalam pidatonya di gelaran serupa sehari sebelum Wei berpidato, Austin menekankan AS berkomitmen pada "tatanan internasional berbasis aturan" dan akan bekerja dalam kemitraan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan itu.
Austin berkata kebijakan AS atas Taiwan, sebuah pulau yang memiliki pemerintahan sendiri dan diklaim China sebagai miliknya, tetap sama.
"Tapi, sayangnya, sepertinya tidak berlaku untuk Republik Rakyat China (RRC). Langkah RRC mengancam untuk merusak perdamaian dan stabilitas. Itu bukan hanya kepentingan AS, ini masalah perhatian internasional," ujarnya..
Wei pun merespons pernyataan Austin dalam sebuah pidato. Pun dia mengancam dengan mengerahkan pasukan bersenjata untuk menjaga keutuhan wilayahnya.
"Tidak seorang pun boleh meremehkan telad dan kemampuan angkatan bersenjata China untuk menjaga integritas teritorialnya," imbuhnya.
Ketegangan AS-China tengah meningkat terutama karena peningkatan jumlah serangan udara China ke zona pertahanan udara Taiwan.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1418 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1214 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 648 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 554 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 523 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung