Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 3 Juli 2026
China Kerahkan Pasukan Bersenjata Demi Pertahankan Taiwan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Pertahanan China Wei Fenghe serukan perjuangan untuk menghentikan deklarasi kemerdekaan Taiwan. Dalam pidatonya, Wei mengancam pihak mana pun yang ingin memecah-belah China.
"Kami akan berjuang dengan segala cara dan kami akan berjuang sampai akhir. Ini adalah satu-satunya pilihan bagi China," kata Wei dalam pidatonya di pertemuan puncak keamanan Shangri-La Dialogue di Singapura, Minggu (12/6) seperti dikutip dari AFP.
"Mereka yang mengejar kemerdekaan Taiwan dalam upaya untuk memecah China pasti tidak akan berakhir dengan baik," lanjutnya.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menyebut China melakukan kegiatan militer yang "provokatif, tidak stabil" di dekat pulau itu.
Di samping itu, ia juga berkata China melakukan pendekatan yang semakin "koersif dan agresif" terhadap klaim wilayah maritimnya yang luas di Asia Pasifik.
Seperti dilansir dari Al Jazeera, dalam pidatonya di gelaran serupa sehari sebelum Wei berpidato, Austin menekankan AS berkomitmen pada "tatanan internasional berbasis aturan" dan akan bekerja dalam kemitraan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan itu.
Austin berkata kebijakan AS atas Taiwan, sebuah pulau yang memiliki pemerintahan sendiri dan diklaim China sebagai miliknya, tetap sama.
"Tapi, sayangnya, sepertinya tidak berlaku untuk Republik Rakyat China (RRC). Langkah RRC mengancam untuk merusak perdamaian dan stabilitas. Itu bukan hanya kepentingan AS, ini masalah perhatian internasional," ujarnya..
Wei pun merespons pernyataan Austin dalam sebuah pidato. Pun dia mengancam dengan mengerahkan pasukan bersenjata untuk menjaga keutuhan wilayahnya.
"Tidak seorang pun boleh meremehkan telad dan kemampuan angkatan bersenjata China untuk menjaga integritas teritorialnya," imbuhnya.
Ketegangan AS-China tengah meningkat terutama karena peningkatan jumlah serangan udara China ke zona pertahanan udara Taiwan.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 2749 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1083 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 477 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 389 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun