Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 3 Juli 2026
TikTok Punya Fitur Ajak Pengguna Istirahat dari Aplikasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
TikTok meluncurkan fitur baru yang akan memperingatkan pengguna apabila terlalu lama menggunakan aplikasi. Mengutip The Verge, Senin (13/6/2022), fitur baru ini lebih ditujukan untuk pengguna remaja yang berusia 13-17 tahun.
Nantinya, TikTok akan menyediakan fitur pengingat apabila mereka sudah menggunakan aplikasi lebih dari 100 menit dalam sehari. TikTok juga menambahkan dasbor screen time baru yang menunjukkan berapa lama waktu pengguna dalam memakai aplikasi.
Statistik itu mencakup jumlah waktu aplikasi saat dibuka, penggunaan aplikasi di siang dan malam hari, serta penghitung keseluruhan waktu selama menggunakan TikTok setiap hari.
Product Manager Digital Well-being TikTok, Jordan Furlong berharap kalau fitur-fitur baru ini bisa terus mendukung komunitasnya dalam membina hubungan positif dengan TikTok.
"Kami akan terus berinvestasi dalam melindungi kesejahteraan orang-orang sehingga komunitas kami dapat merasa merasa bisa mengendalikan pengalaman di TikTok, membuat koneksi yang bermakna, dan menikmati hiburan," ujar dia.
Fitur baru TikTok ini mirip seperti yang ada di aplikasi lain seperti Instagram dan Netflix. Keduanya sudah memperkenalkan fitur untuk membantu pengguna tak terlalu lama menggunakan aplikasi.
Apple dan Google juga memiliki fitur serupa yang bisa membatasi aplikasi langsung dari perangkat iOS maupun Android. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 2688 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1077 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 477 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 389 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun