Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Telegram Hadirkan sejumlah Fitur Baru yang Menarik
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Baru-baru ini, Telegram telah meresmikan perjanjian dengan pemerintahan Brasil untuk mencegah penyebaran informasi palsu.
Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, bertemu dengan Ilya Perekopsky, Wakil Presiden Telegram, dan perwakilan hukum aplikasi perpesanan di Brasil, Alan Thomaz di Palácio do Planalto, belum lama ini.
Keduanya membahas kebebasan berekspresi, yang merupakan “prinsip terpenting yang menjadi dasar Telegram”, dan kepatuhan terhadap Konstitusi.
Dengan perjanjian baru ini, Telegram menegaskan kembali komitmennya terhadap kebebasan berbicara dan demokrasi di negara-negara berkembang.
Di Eropa Timur, Telegram digunakan sebagai alat komunikasi untuk mengoordinasi bantuan bagi warga Ukraina, menghubungkan keluarga-keluarga yang terpisah, dan berbagi video atau informasi ke seluruh dunia.
Telegram telah terbukti menjadi alat yang sangat berguna untuk pemberdayaan masyarakat.
Penguasaan data harus berpegang pada prinsip yang kuat untuk kehidupan yang lebih baik bagi semua, bukan untuk mendominasi yang lemah.
Enkripsi end-to-end pada fitur Secret Chats memberikan keamanan maksimal bagi pengguna dari aplikasi.
Grup chat Telegram juga dapat menampung hingga 200.000 pengguna dan “channels” memungkinkan pengguna melakukan broadcast kepada audiens dalam jumlah tak terbatas secara efektif.
Hal ini sangat berguna di negara ini, di mana perjalanan menuju demokrasi merupakan upaya yang terus diperjuangkan.
Dengan fitur “Secret Chats” Telegram, pengguna dapat mengekspresikan pendapat mereka secara bebas dan aman.
Percakapan pengguna aman dari kebocoran data karena fitur ini dapat mencegah pihak ketiga, termasuk platform aplikasi messenger, mengakses data saat ditransfer dari satu sistem atau perangkat ke sistem atau perangkat lainnya.
Hanya pengirim dan penerima yang dapat mengakses pesan yang dikirim.
Selain itu, Telegram memiliki sejumlah fitur lain seperti fitur “Lock Chat” dan fitur “Self-Destruct Chat”.
Dengan fitur “Lock Chat”, pengguna dapat mengunci pesannya secara otomatis setelah tidak digunakan selama beberapa menit.
Fitur “Self-Destruct” memungkinkan pengguna untuk menghapus pesan secara otomatis setelah jangka waktu tertentu.
Fitur lain memungkinkan pengguna membatasi undangan untuk bergabung dengan grup, serta membuat konten menjadi terlindungi dalam grup dan channel.
Dilansir dari pernyataan Telegram beberapa waktu lalu bahwa privasi pengguna adalah prioritas terbesar untuk Telegram.
Berbagai fitur tersebut bersama dengan perjanjian terbaru ini menunjukkan seberapa besar komitmen mereka terhadap prinsip-prinsipnya sejak awal.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1317 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1012 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 851 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 759 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik