Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
48 Ribu Wisatawan Australia Datangi Bali Pada 2022
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Diperkirakan 48.000 wisawatan asal Australia kunjungi Bali sepanjang tahun 2022. Disampaikan oleh GM PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Handy Heryudhitiawan, saat ini ada 24 penerbangan reguler dari luar negeri ke Bali.
"Total pergerakan penumpang rute internasional sekitar 11.000 orang per harinya," kata Handy.
Tingginya permintaan penerbangan dari Australia menuju Bali jadi peluang bisnis menjanjikan bagi maskapai penerbangan. Bahkan, Batik Air menambah jumlah penerbangan dari Brisbane ke Bali.
"Ada tambahan rute dari Brisbane ke Bali dengan pesawat Batik Air," ujar Handy.
Merujuk pada jadwal yang sudah dirilis, penerbangan Batik Air dari Brisbane menuju Bali beroperasi sebanyak empat kali dalam sepekan.
Dijelaskan oleh Handy, saat ini ada lima maskapai yang melayani rute dari Australia ke Bali, yaitu Garuda Indonesia, Qantas Airlines, Jestar Airways dan Virgin Australia dan Batik Air.
Tidak hanya Birsbane, kini ada enam kota besar di Australia yang memiliki penerbangan menuju Bali yaitu Brisbane, Sydney, Melbourne, Cairns, Perth, dan Darwin.
"Australia menyumbangkan rute terbanyak ke Bali," pungkasnya. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4603 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2408 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2063 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1666 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1103 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun