Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Hyundai Kembangkan Mobil Listrik untuk India, Masuk Indonesia?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Raksasa otomotif asal Korea Selatan Hyundai Motor dikabarkan kembangkan mobil listrik (EV) kecil untuk India seiring dengan fokus mereka untuk membawa lebih banyak model premium ke negara itu mulai tahun ini.
Direktur Penjualan Pemasaran dan Layanan Hyundai India Tarun Garg menyebut, berbagai departemen sedang mengerjakan isu-isu seperti ekosistem pengisian daya, jaringan penjualan, manufaktur dan jenis proses perakitan yang harus dimiliki oleh pembuat mobil.
"Kami harus melihat sebanyak mungkin lokalisasi," kata Garg dikutip dari Reuters pada Minggu (19/6/2022), mengacu pada sumber dan produksi komponen secara lokal untuk mengendalikan biaya dan menjaga mobil tetap terjangkau.
Namun, ia tidak memberi tanggapan terkait pertanyaan kapan perusahaan akan meluncurkan kendaraan listrik kecil di India.
"Sehingga kami dapat membawanya dengan harga yang tepat pula. Ekosistemnya harus siap, kita harus memiliki cukup pengisian," katanya.
EV ukuran mini jadi bagian dari rencana Hyundai yang lebih luas untuk menginvestasikan 40 miliar rupee (512 juta dolar AS) untuk meluncurkan setidaknya enam kendaraan listrik di India pada tahun 2028.
Selain itu juga untuk memberikan dorongan mengemudi yang bersih di negara tersebut dengan beberapa kota paling tercemar di dunia.
Di India, EV menyumbang kurang dari 1 persen dari total penjualan mobil. Namun, pemerintah menargetkan 30 persen pada tahun 2030 karena terlihat mengurangi polusi dan impor bahan bakar.
Sampai EV kecilnya diluncurkan, Hyundai akan meluncurkan model premium dimulai dengan crossover listrik Ioniq 5 tahun ini dan secara bertahap akan menurunkan rantai harga, kata Garg.
Ioniq 5, yang memiliki jangkauan sekitar 480 km, dibanderol mulai dari sekitar 44 ribu dolar AS di Amerika Serikat.
"Ketika itu tentang mobil dengan mesin pembakaran internal (ICE), kami memiliki pendekatan bottom-up. Dalam listrik, kami mencoba pendekatan top-down," katanya.
Hyundai pada tahun 2019 meluncurkan Kona EV-nya di India, terutama untuk menguji pasar, namun, penjualannya rendah karena harganya tinggi dan infrastruktur pengisian daya publiknya belum terlalu siap. Garg mengatakan pelajaran dari Kona akan dimasukkan ke dalam strategi EV ke depannya di India.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1172 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 737 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 509 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 479 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 418 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung