Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 19 Agustus 2026
Begini Jejak Karier Dirreskrimsus Polda Bali Kombes Hendri Fiuser
Meninggal Diduga Karena Serangan jantung
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Diduga terkena serangan jantung, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Kombespol Hendri Fiuser meninggal dunia di RSUP Sanglah, Denpasar, pada Kamis 23 Juni 2022 sekitar pukul 07.15 WITA.
Wafatnya Kombes Hendri dibenarkan Kasubdit V Cyber Ditreskrimsus AKBP Nanang Prihasmoko saat dikonfirmasi awak media, pada Kamis 23 Juni 2022.
Namun ia belum bisa membeberkan terkait berpulangnya Kombes Hendri. "Benar, sudah di kamar jenazah, coba konfirmasi lewat humas," ujarnya.
Sumber di lapangan menyebutkan, perwira melati tiga di pundak ini diduga terkena serangan jantung. Dimana pada hari itu mantan Kapolresta Bogor itu baru masuk rumah sakit dan menjalani perawatan di Poli Jantung Terpadu (PJT).
Selanjutnya, jenazah pria kelahiran Teluk Kuantan, Riau 1974 itu dimandikan di Masjid At Taqwa Polda Bali. Dari catatan awak media, Kombes Hendri baru enam bulan bertugas di Bali tepatnya pada 17 Desember 2021.
Ia menggantikan posisi Kombespol Yuliar Kus Nugroho. Pamen lulusan Akademi Kepolisian 1997 ini sejatinya mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa (lulusan terbaik).
Almarhum (alm) Kombes Hendri masuk kepolisian dan handal di bidang Reserse. Bahkan ia pernah menjadi Asisten Staf Khusus Presiden RI dan Analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim Polri, hingga akhirnya menjabat Direskrimsus Polda Bali.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4577 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2380 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2036 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1641 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1081 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun