Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Begini Jejak Karier Dirreskrimsus Polda Bali Kombes Hendri Fiuser
Meninggal Diduga Karena Serangan jantung
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Diduga terkena serangan jantung, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Kombespol Hendri Fiuser meninggal dunia di RSUP Sanglah, Denpasar, pada Kamis 23 Juni 2022 sekitar pukul 07.15 WITA.
Wafatnya Kombes Hendri dibenarkan Kasubdit V Cyber Ditreskrimsus AKBP Nanang Prihasmoko saat dikonfirmasi awak media, pada Kamis 23 Juni 2022.
Namun ia belum bisa membeberkan terkait berpulangnya Kombes Hendri. "Benar, sudah di kamar jenazah, coba konfirmasi lewat humas," ujarnya.
Sumber di lapangan menyebutkan, perwira melati tiga di pundak ini diduga terkena serangan jantung. Dimana pada hari itu mantan Kapolresta Bogor itu baru masuk rumah sakit dan menjalani perawatan di Poli Jantung Terpadu (PJT).
Selanjutnya, jenazah pria kelahiran Teluk Kuantan, Riau 1974 itu dimandikan di Masjid At Taqwa Polda Bali. Dari catatan awak media, Kombes Hendri baru enam bulan bertugas di Bali tepatnya pada 17 Desember 2021.
Ia menggantikan posisi Kombespol Yuliar Kus Nugroho. Pamen lulusan Akademi Kepolisian 1997 ini sejatinya mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa (lulusan terbaik).
Almarhum (alm) Kombes Hendri masuk kepolisian dan handal di bidang Reserse. Bahkan ia pernah menjadi Asisten Staf Khusus Presiden RI dan Analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim Polri, hingga akhirnya menjabat Direskrimsus Polda Bali.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 825 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 710 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 532 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 512 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik