Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
38 Sapi di Gianyar Kena PMK, Disepakati Potong Paksa
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sebanyak 38 sapi di Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh terserang Penyakit Mulut Kuku (PMK). Semua sapi telah dibawa ke penampungan sapi sakit di Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung menggunakan truk.
Untuk mengantisipasi sakit menular, peternak diminta waspada. Salah satu petani anggota Simantri Merta Diuma Desa Medahan, I Nyoman Sudiarsa menyatakan serangan dirasakan awal bulan Juni 2022.
“Sebelum Galungan sapi disini mulai tidak mau makan,” ujarnya.
Kemudian disusul mulut sapi berbusa dan ada sapi yang kukunya lepas. Tiap dua hari, virus itu dari sapi yang sakit diduga ini menular ke sapi lain. “Kami ada 20 indukan dan 6 anak sapi, kondisinya sama,” ujarnya.
Sapi itu diduga ada bersentuhan dengan kelompok peternak di kawasan Selukat, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh yang jaraknya cukup berdekatan. “Di sana ada sapi sampai tidak bisa jalan. Kami tidak tahu pasti bagaimana cara penularannya. Yang jelas begitu satu sapi disini kena, semua ikutan kena. Mulutnya berbusa,” terangnya.
Peternak kemudian melaporkan ke Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar. Bahkan dari pihak Kementerian Pertanian ada turun melakukan pengecekan. Dari hasil pertemuan disepakati untuk melakukan tindakan stumping out atau pemotongan paksa.
“Peternak disini rela sapi mereka dipotong paksa demi memutus penyebaran virus,” jelasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian kembali turun ke peternakan sapi untuk menyisir sapi. Kapolsek Gianyar, Kompol I Gede Putu Putra Astawa, mengatakan bahwa sesuai perintah pimpinan untuk wilayah Kecamatan Gianyar sementara tidak ditemukan PMK.
Baca juga:
Wabah PMK, Peternak Tak Perlu Panik
“Untuk wilayah Kecamatan Gianyar setelah dilakukan pengecekan sementara aman dari PMK dan kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan untuk melakukan penyuluhan kepada para peternak,” ujarnya.
Kapolsek menjelaskan, terkait langkah antisipasi penyebaran PMK yaitu dengan berkoordinasi dengan PPL terkait penyuluhan dan Bhabinkamtibmas mengecek seluruh sapi yang ada.
“Langkah antisipasi kita selaku aparat kepolisian untuk selalu berkoordinasi dengan PPL termasuk memerintahkan Bhabinkamtibmas untuk mengecek seluruh sapi yang ada, juga jelang Idul Adha supaya sapi yang dijual sehat dan aman dari PMK,” jelasnya.
Kapolsek berharap agar para peternak memelihara sapi dengan baik dan selalu memperhatikan kesehatan hewan peliharaannya.
“Harapan saya kepada peternak agar selalu memelihara sapinya dengan baik dan apabila sakit agar segera berkoordinasi dengan PPL sehingga bisa ditangani dengan cepat,” harapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 846 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 723 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 542 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 519 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik